Blogroll

Labels

Foto

Adhit Ferian dan Hedrian Marsandy.

Softwere Karaoke Dzone 8

Mungkin ditelinga kalian sudah tidak asing lagi mendengar nama DZONE SOFTWARE .. DZONE adalah Software pemutar lagu karaoke yang sangat handal dan sangat stabil.Bagi yang ingin memiliki software ini bisa menghubungi BmKings 085252263582/089631725508

Foto

Aisyah Ayudia Inara dan Mama.

Foto

Foto Saya

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumat, 13 November 2015

MACAM-MACAM KERUSAKAN TELEVISION (TV) DAN CARA MENGATASINYA

Substansi :
  1. REGULATOR STANDBY (TELEVISI MODE STANDBY) ADA SUARA "TIK-TIK" DAN SAAT TV DINYALAKAN KONDISI NORMAL KEMBALI.
  2. REGULATOR ADA SUARA NGERIK, TAPI GAMBAR TETAP NORMAL
  3. GAMBAR TIDAK FOCUS
  4. TERDAPAT LONCATAN / PERCIK API DI DALAM CRT
  5. BAGAIMANA AGAR CRT LEBIH BAIK?
  6. HAL-HAL YANG DAPAT MENYEBABKAN LAYAR TIMBUL FLEK (WARNA PELANGI)
  7. CARA MENGHILANGKAN FLEK (DEMAGNETISASI) LAYAR CRT (bagian 1)
  8. TAMPILAN GAMBAR DI MONITOR ADA GARIS GARISNYA
  9. TELEVISI DIHIDUPKAN TRANSISTOR HOT LANGSUNG RUSAK
  10. TELEVISI DIHIDUPKAN TRANSISTOR HOT LANGSUNG RUSAK
  11. TRANSISTOR HOT BERULANG KALI RUSAK SETELAH BEBERAPA LAMA HIDUP
  12. TRANSISTOR HOT PANAS
  13. GAMBAR ROBOH (TV BERWARNA)
  14. HOR TIDAK LINIER
  15. RASTER BAGIAN PINGGIR
  16. ADA BLOCK HITAM VERTICAL PADA BAGIAN PINGGIR RASTER
  17. GAMBAR MELIPAT PADA BAGIAN TENGAH ATAU ADA GARIS PUTIH VERTICAL DI TENGAH RASTER
  18. GEJALA KERUSAKAN DEFLECTION YOKE
  19. CARA MENGGANTI DEFLECTION YOKE
  20. AKIBAT DEFLECTION YOKE JIKA BUKAN ASLINYA
  21. RASTER HANYA NYALA 1 GARIS VERTIKAL DI TENGAH LAYAR
  22. MACAM-MACAM KERUSAKAN HVT
  23. TEGANGAN TINGGI BOCOR
  24. TEGANGAN TINGGI HV DROPS
  25. TEGANGAN TINGGI TIDAK KELUAR
  26. TEGANGAN FOCUS TIDAK KELUAR
  27. KUMPARAN PULSA AFT OPEN
  28. RASTER HANYA MENYALA 1 GARIS HOR
  29. MEMERIKSA CARA KERJA BAGIAN IC VERTICAL OUT (UNTUK MODEL RAMP.GENERATOR BERGABUNG MENJADI 1 DENGAN BAGIAN OSC. VERTICAL
  30. CARA MEMERIKSA BAGIAN VERTICAL OUT AMP (UNTUK MODEL RAMP.GENERATOR BERGABUNG DENGAN IC VERTICAL)
  31. CARA MEMERIKSA BAGIAN VERTICAL OUT (UNTUK MODEL RANGKAIAN YANG MENGGUNAKAN TEKNOLOGI I2 (BUS)
  32. BAGIAN VERTICAL OUT TIDAK BEKERJA 
  33. CARA MEMERIKSA KERJA BAGIAN OSC.VERTICAL
  34. VERTICAL TIDAK PENUH
  35. VERTICAL TIDAK LINIER
  36. VERTICAL MELIPAT
  37. GAMBAR BERGETAR (GUNCANG) KEARAH VERTICAL, KETIKA VOLUME DIBESARKAN
  38. GAMBAR ADA GARIS PUTIH HORIZONTAL DIBAGIAN TENGAH LAYAR
  39. RASTER ADA BEBERAPA GARIS BLANKING PUTIH PADA BAGIAN ATAS RASTER
  40. GARIS VERTICAL NAMPAK MIRING (1)
  41. GARIS VERTICAL NAMPAK MIRING (2)
  42. TABEL FREKUENSI CHANNEL / KANAL
  43. Tiga Atribut Warna
REGULATOR STANDBY (TELEVISI MODE STANDBY) ADA SUARA "TIK-TIK" DAN SAAT TV DINYALAKAN KONDISI NORMAL KEMBALI.
Hal ini dapat terjadi pada televisi yang menggunakan rangkaian voltage doubler pada bagian regulatornya, voltage seharusnya hanya bekerja pada saat tegangan AC input 110 volt tapi dalam problem ini, pada tegangan 220 volt doubler juga bekerja dan akibatnya tegangan DC 300 volt naik menjadi lebih dari 500 volt. Adapun langkah untuk memperbaikinya adalah sebagai berikut :
  • cek tegangan DC 300 volt, apakah memang naik 500 volt lebih?
  • jika benar, maka cek part - part pada rangkaian voltage doubler seperti elco kering, capasitor short, atau bisa juga zener bocor.
REGULATOR ADA SUARA NGERIK, TAPI GAMBAR TETAP NORMAL
Hal ini terjadi dikarenakan switching regulatornya tidak mendapat pulse feedback dari HVT. Maka langkah memperbaikinya adalah sebagai berikut :
  • cek jalur pulse pada HVT ke bagian regulatornya, kemungkinan ada part atau jalur yang putus.
GAMBAR TIDAK FOCUS
Gejalanya adalah ketika control focus diatur namun tetap tidak ada perubahan (perbaikan), maka ikuti langkah reparasi berikut ini :
  • Putar VR beberapa kali, sebab bisa jadi contact kurang baik (problem pada VR focus).
  • socket CRT rusak (ada kebocoran dengan grounding ring)
  • CRT rusak
TERDAPAT LONCATAN / PERCIK API DI DALAM CRT
Kerusakan CRT semacam ini tidak dapat diperbaiki lag, kerusakan ini dapat disebabkan karena :
  • tabung kemasukan udara lewat kaki-kaki pin CRT yang pembuatannya kurang sempurna.
  • tabung retak
  • ada Electrode yang lepas dari posisinya.
BAGAIMANA AGAR CRT LEBIH BAIK?
Prinsipnya jika control brightness, contrass dan colour dibuat secukupnya (jangan sampai over / maximum). Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan televisi :
  • penempatan TV, layar CRT jangan langsung berhadapan dengan sinar yang kuat, seperti terik matahari, sinar penerangan pintu / jendela. sebab jika layar menghadap penerangan yang kuat, akan berakibat kontrol brightness, contrass dan colour menjadi perlu di setting pada mode maximum, ini akan memaksa CRT untuk bekerja maximum.
  • jangan biarkan TV tetap hidup saat keadaan tidak ditonton, jika punya fasilitas auto shutoff, maka manfaatkanlah.
HAL-HAL YANG DAPAT MENYEBABKAN LAYAR TIMBUL FLEK (WARNA PELANGI)
  • posisi TV sering diputar-putar
  • ada petir menyambar di dekat rumah,
  • ada magnet atau peralatan yang mangandung medan magnet di dekat TV
  • TV diletakan pada meja yang terbuat dari logam
  • PTC (positor) solderannya retak atau coil degansing lepas dari connectornya.
CARA MENGHILANGKAN FLEK (DEMAGNETISASI) LAYAR CRT (bagian 1)
  • Jika flek tidak terlalu parah, dapat dilakukan automatic degansing yang sudah tersedia dalam Perangkat TV
  • matikan TV dengan main switch atau mencabut AC lord PTC dingin dulu
  • hidupkan kembali TV dan amati apakan flek masih ada?
  • jika masih, maka coba ulangi hingga 2 atau 3 kali.
  • jika belum hilang, maka gunakan langkah bagian (2)
TAMPILAN GAMBAR DI MONITOR ADA GARIS GARISNYA
  • hal ini umumnya disebabkan kerusakan pada bagian power supply (riple terlalu besar)
  • cek dengan CRO tegangan riple pada Elco 300 volt, normalnya tegangan riple sekitar 10 vp-p.
  • tegangan riple melebihi 10 vp-p, bisa jadi nilai kapasitas elco menurun/menyusut, maka ganti saja Elco dengan yang baru (baik),
  • jika elco 300 volt nilainya turun terlalu banyak (kering) dapat menyebabkan raster mengecil, ada garis-garis horizontal dan trafo switching berbunyi.
  • gangguan dapat makin parah disertai suara ngerik dari trafo switching.
TELEVISI DIHIDUPKAN TRANSISTOR HOT LANGSUNG RUSAK
  • jangan dipasang dahulu HOT / Horizontal OUT Transistornya, jika HOT dilepas maka tegangan B+ tidak mau keluar,
  • cek apakah tegangan BT 110 volt normal? jika transistor horizontal tidak disupplay B+ tegangan akan naik.
  • cek dengan osciloscop, apakah frekuensi HOR benar? dapat diperiksa bagian base atau colector transistor drive.
FREKUENSI HORIZONTAL BERUBAH
  • jika hal ini terjadi maka akan menyebabkan transistor HOT rusak, jika oscilator menggunakan RC resonan, maka periksalah nilai R dan Coba ganti resonator keramiknya.
  • cek resonance pada HOT. jika nilainya turun dapat menyebabkan transistor rusak.
  • cek dioda - dioda pada rangkaian HOT
  • (TV big screen) cek transistor pin cushion driver, jika transistor pin cushion open atau lepas, maka dapat menyebabkan transistor HOT rusak.
Kadang kita ragu untuk menghidupkan Televisi dengan problem seperti itu, sebab khawatir jika transistor akan rusak lagi, untuk menghindari hal itu terjadi, maka silakan lakukan dengan cara seperti dibawah ini :
  • potong printed dari HVT ke colector transistor HOT
  • pasang fuse 500 mAh (14 inch) atau 630/800 mAh (20 inch ke atas) antara kedua printed yang diputus tersebut.
  • jika dihidupkan fuse tetap putus, berarti Televisi masih problem, maka lakukan langkah berikutnya yaitu :
  • sediakan 5 buah resistor 20 ohm 20 watt
  • psang semuanya secara seri
  • sebagai ganti fuse, pasang resistor tersebut diatas
  • hidupkan Televisi dan ukur tegangan outputnya dari HVT, misal tegangan terukur 180 volt.
  • jika tegangan telah keluar kira-kira separuh tegangan normal, berarti problem sudah beres.
TRANSISTOR HOT BERULANG KALI RUSAK SETELAH BEBERAPA LAMA HIDUP
  • cek elco decoupling filter pada supply horizontal driver umumnya mempunyai nilai 1 micro farad / 50 volt
  • OSC HOR yang menggunakan sistem count down keramik resistornya mungkin akan rusak, maka ganti saja dengan yang baru
  • OSC HOR yang menggunakan RC resonator, capasitor pada RL OSC mungkin rusak, ganti saja dengan yang baru.
  • cek nilai capasitor resonance, mungkin nilai menurun
  • mungkin juga tegangan B+ kadang naik, atau problem terdapaat pada daerah regulatornya, running Televisi sambil dimonitoring tegangan B+ nya dengan AVO meter.
TRANSISTOR HOT PANAS
  • transistor pengganti berbeda atau palsu
  • deflection yoke rusak, cek saja mungkin ada sedikit gosong
  • ada komponen yang short sehingga ada pemakaian arus berlebihan pada tegangan-tegangan supply HVT
  • jika terjadi pada TV Hitam putih, HVT rusak biasanya diikuti dengan tegangan 12 volt drops dan terdengar suara humming pada LS
GAMBAR ROBOH (atau setengah layar, atau miring)
  • adjust HOR hold
  • cek rangkaian dual diode phase detector HFL
  • periksa rangkaian pulse HVT ke AFC, cek nilai partnya.
GAMBAR ROBOH (TV BERWARNA)
  • jika ada control hold, maka diadjust H hold.
  • osc sistem count down, coba ganti keramik filter 500 kHz
  • cek nilai resistor dan capasitor filter AFC / AFC-1
  • ic OSC rusak, coba ganti
  • jika IC menggunakan internal resonatornya untuk HOR osc.nya
  • ganti X-tal 4.43 atau capasitor seri dengan x-tal tersebut
MUNCUL SUARA DARI HVT
  • hal ini disebabkan frekuensi OSC berubah tidak tepat pada 15.625 Hz, jangan terlalau lama membiarkan TV hidup dalam keadaan ini, sebab mengakibatkan HOT rusak
  • jika TV menggunakan RC OSC, maka ganti saja capasitornya
  • jika TV menggunakan count down, ganti keramik resonatornya
  • cek part-part pada pin-pin AFC, filter OSC HOR pada IC
HOR TIDAK PENUH (KURANG LEBAR / MENYEMPIT)
  • cek tegangan supply B+
  • jika menggunakan rangkaian boost up B+, cek elco, maka tegangan boost up
  • TV big screen, atur pin cushion, jika tidak bisa, cek rangkaian pin cushion.
  • cek capasitor resonance pada bagian HOR out amp. coba pasang paralel capasitor tambahan pada capasitor resonance pada bagian HOR OUT AMP coba apakah sekitar 1000pf atau jika belum penuh 2000pf, begitu seterusnya hingga penuh
  • jika oscilator HOR menggunakan internal resonator, cek atau ganti x-tal dengan nilai 443 dan capasitor serinya.
  • IC OSC rusak
HOR TIDAK LINIER
  • jika bisa di adjust, silakan atur coil liniernya
  • cek pemasangan coil linierity, mungkin terbalik
  • cek coil linierity, mungkin terbakar
  • TV big screen cek H lin dengan remote
  • Transistor HOT palsu
  • Deflection yoke bukan aslinya
RASTER BAGIAN PINGGIR
  • deflection yoke rusak, ada sedikit rusak pada coilnya
  • TV big screen, cek adjustment trapesium dan cek kerja bagian pin cushion
ADA BLOCK HITAM VERTICAL PADA BAGIAN PINGGIR RASTER
  • cek part-part rangkaian AFC
GAMBAR MELIPAT PADA BAGIAN TENGAH ATAU ADA GARIS PUTIH VERTICAL DI TENGAH RASTER
  • Transistor HOT tak asli
  • Over Drive untuk transistor HOT cek part-part bagian HOR drive
GEJALA KERUSAKAN DEFLECTION YOKE
  • deflection yoke horizontal dilalui arus gigi gergaji sehingga sinar electron di dalam CRT melakukan scanning secara horizontal, resistansi kumparan HOR sangat kecil sehingga kerusakan pada kumparan HOR tidak dapat diperiksa dengan OhmMeter.
  • deflection yoke short, menyebabkan bagian HOR OUT tidak bekerja dan tegangan B+ drops, jika kita mencurigai kerusakan pada yoke HOR, maka coba lepas connectornya, maka akan terlihat adanya bagian kumparan yang terbakar atau gosong.
  • jika deflection yoke sedikit short, dapat menyebabkan bagian pinggir raster miring.
  • sedang kalau deflection yoke open, maka akan menyebabkan 1 garis vertical
CARA MENGGANTI DEFLECTION YOKE
  • CRT, deflection yoke, dan PC magnet merupakan satu kesatuan untuk mendapatkan kualitas konvergen dan purity GAMBAR yang sempurna dan membentuk rangkaian resonansi bersama bagian HOR OUT, oleh karena itu jika mengganti deflection yoke harus sesuai dengan nomor partnya.
AKIBAT DEFLECTION YOKE JIKA BUKAN ASLINYA
  • HVT mengecil dan raster menyempit, dapat menyebabkan HOT rusak
  • raster normal, tapi dinamik konvergen tidak bisa diadjust dengan baik sehingga gambar bagian pinggir layar tidak konvergen.
  • raster tidak penuh HOR perlu penyesuaian dengan menambah paralel capasitor resonance pada bagian HOR OUT (100-2000pf)
RASTER HANYA NYALA 1 GARIS VERTIKAL DI TENGAH LAYAR
  • cek konektor deflection yoke, mungkin terlepas
  • cek coil HOR deflection yoke, mungkin open
  • cek hubungan dari HOR OUT ke deflection yoke
  • capasitor S shope open
MACAM-MACAM KERUSAKAN HVT
  • kumparan ada yang short sebagian
  • pada TV berwarna menyebabkan transistor HOR OUT panas dan tegangan supply 12 volt drop, sedangkan pada TV HITAM PUTIH akan menyebabkan Transistor HOR OUT rusak
TEGANGAN TINGGI BOCOR
  • menyebabkan timbulnya corona (percikan bunga api) kalau dibiarkan, akan menyebabkan HVT rusak
TEGANGAN TINGGI HV DROPS
  • karena dioda penyearah yang ada di dalam HVT rusak, dapat menyebabkan raster "bloming"
TEGANGAN TINGGI TIDAK KELUAR
  • disebabkan oleh kerusakan dioda penyearah tegangan tinggi di dalam HVT
TEGANGAN FOCUS TIDAK KELUAR
  • disebabkan resistor driver VR atau dioda penyearah di dalam HVT rusak, gambar gelap
KUMPARAN PULSA AFT OPEN
  • menyebabkan raster gelap.
RANGKUMAN
  1. catu daya memberikan tegangannya ke seluruh bagian penguat
  2. tuner menerima signal dari antenna dan memperkuat serta mengubah frekuensi yang diterima menjadi signal IF (33.4 Mhz dan 38.9 Mhz) signal sub pembawa masih dibawa oleh signal If video.
  3. penguat IF dan detector berturut-turut memperkuat signal IF dan mendeteksi signal VIDEOnya, signal IF suara diahsilkan pula pada detector ini, setelah IF 33.4 Mhz dan 38.9 Mhz dicampur pada detector video.
  4. signal IF suara diperkuat oleh penguat IF suara dan didetekasi oleh detector FM
  5. penguat audio memperkuat signal audio dari hasil detector FM kemudaian signal audio diubah menjadi getaran suara oleh speaker.
  6. rangkaian AGC mengatur penguatan RF dan IF video, agar output signal audion tetap amplitudonya.
  7. signal video hasil deteksinya diperkuat dan dimasukan ke khatode CRT
  8. sebagian signal video dipisahkan pulsa sinkronisasinya
  9. pulsa sinkronisasi horizontal diberikan ke OSC HOR melalui AFC
  10. pulsa sinkronisasi vertikal memicu OSC vertikal agar sincron.
  11. signal pembelok vertikal dan HOR masuk ke kumparan deflection yoke dan juga kumparan konvergensi.
  12. signal sub pembawa melalui penguat band pass diambil dari penguat video.
  13. setelah proses demodulasi kroma oleh rangkaian kroma diperoleh signal (B-y) dan (R-y).
  14. bolam rangkaian matrik dihasilkan signal (G-y) dari signal (B-y) dan (R-y)
  15. signal y pada kathoda CRT dan signal (R-y), (G-y) dan (B-y) menghasilkan pengaruh berkas elektron antara kathoda dan grid sesuai dengan signal R, G dan B
RASTER HANYA MENYALA 1 GARIS HOR
  • cek posisi N-S switch (normal service switch)
  • cek apakah bagian vertikal out telah bekerja?
  • cek tegangan bagian input IC vertical out amp yang berhubungan dengan bagian OSC, jika tegangan tidak ada maka ada kemungkinan IC OSC rusak.
  • cek apakan ada tegangan pada pin vertical out dari IC OSC? jika tidak ada kemungkinan IC vertical out rusak.
  • cek hubungan antara IC vertical out dengan IC osc
  • cek apakah sudah ada tegangan pada pin vertical feedback? ramp.generator, jika tidak ada cek par-part DC feedback
MEMERIKSA CARA KERJA BAGIAN IC VERTICAL OUT (UNTUK MODEL RAMP.GENERATOR BERGABUNG MENJADI 1 DENGAN BAGIAN OSC. VERTICAL
  • open pin input IC vertical out
  • sentuh-sentuh dengan logam pin-input IC vertical out-amp, sambil mengamati raster
  • jika garis putih nampak bergerak naik-turun, hal ini menunjukan bahwa bagian vertikal out secara keseluruhan sudah oke, jika garis tidak bergerak atau bergerak sedikit, berarti bagian vertical out amp. rusak
CARA MEMERIKSA BAGIAN VERTICAL OUT AMP (UNTUK MODEL RAMP.GENERATOR BERGABUNG DENGAN IC VERTICAL)
  • open hubungan antara IC OSC dengan IC vertical out
  • amati raster kemudaian sentuh-sentuh input IC vertical out amp. 
  • raster harus muncul (membuka) sesaat setiap kali input disentuh, jika raster tidak muncul, berarti bagian vertical out belum bekerja.
CARA MEMERIKSA BAGIAN VERTICAL OUT (UNTUK MODEL RANGKAIAN YANG MENGGUNAKAN TEKNOLOGI I2 (BUS)
  • open kedua pin inputnya
  • jika garis vertikal belum nampak, naikan adjust moutn screen agar garis nampak
  • dengan ohm meter posisi 1x sentuh-sentuh dengan ke-2 probe meter pada bagian 2 pin tersebut.
  • garis harus bergerak naik turun
  • jika garis tidak bergerak sama sekali, maka bagian vertikal out tidak bekerja.
BAGIAN VERTICAL OUT TIDAK BEKERJA 
  • cek tegangan supply VCC
  • cek tegangan pada pin input IC vertical yang berhubungan langsung dengan IC OSC, jika tegangan nol berarti IC OSC Rusak atau DC feedback putus-putus
  • cek tegangan pad pin-output IC vertikal out yang menuju ke deflection yoke. Tegangan normal adalah skitar 1/2 VCC, jika tegangan nol atau terlalu tinggi mendekati VCC maka kemungkinan IC rusak
  • cek nilai resistansi kumparan vertical (V def.yoke) nilai normal sekitar 5 ohm jika nilainya nol berarti short
  • cek hubungan konektor ke deflection yoke
  • cek capasitor / elco couple pada bagian output periksa hubungan / solderannya
  • cek resistor pada bagian output yang kearah ground nilai resistor ini sekitar 1 s/d 2.2 ohm
  • cek dioda pump up, mengkin short.
  • untuk IC vertical out gebung dengan ramp.generator, periksa part-part yang berhubungan dengan D1 feedback
CARA MEMERIKSA KERJA BAGIAN OSC.VERTICAL
  • Jika bagian vertical out belum bekerja atau rusak, dapatkah bagian OSC diperiksa tersendiri dengan OSC.
  • model 1 (bagian ramp.generator bergabung dengan IC OSC)
  • tidak bisa diperiksa dengan OSC, sebab jika vertical out belum bekerja, maka ramp.generator tidak mendapatkan tegangan DC feedback dan pin vertical out IC OSCnya tegangannya nol tidak memerlukan pulsa.
  • model-model (bagian ramp.generator jadi satu dengan IC (vertical out)) dapat diperiksa dengan OSC cek pin vertical out, OSC vertical akan mengeluarkan pusa-pulsa triger.
  • model-model (yang punya 2 output) dapat diperiksa dengan OSC cek pada pin vertical out (1) dan vertical out (2), satu pin mengeluarkan pulsa gigi gergaji dan pin lainnya juga mengeluarkan pulsa gigi gergaji yang lebih kecil yang phasanya berlawanan.
VERTICAL TIDAK PENUH
  • cek adjustment V size atau V hight
  • cek Nilai Elco couple output yang ada pada yoke kearah ground, mungkin nilainya turun, coba pasang paralel dengan elco lain yang nilainya sama.
  • cek nilai resistor pada bagian output yang berhubungan dengan yoke kearah gnd. (sekitar 0.22 hingga 2.2 ohm)
  • cek tegangan supply VCC vertical out amp, mungkin drops karena elco filternya kering.
  • cek contol size 50/60 dan rangkaiannya
  • cek par-part DC feedback
  • cek part-part pada bagian ramp.generator
  • IC atau Transistor Vertical Amp. rusak, ganti
VERTICAL TIDAK LINIER
  • cek Adjustment V in
  • cek nilai komponen yang berhubungan dengan AC/DC feedback (umumnya ada nilai resistor yang membesar)
  • cek nilai part-part pada bagian ramp.generator
VERTICAL MELIPAT
  • cek tegangan supply VCC IC vertical out
  • cek hubungan dan nilai part yang berhubungan dengan AC/DC feedback (umumnya nilai resistansinya membengkak molor)
  • cek nilai part pada ramp.generator
  • IC Vertical out rusak. ganti
GAMBAR BERGETAR (GUNCANG) KEARAH VERTICAL, KETIKA VOLUME DIBESARKAN
  • Hal demikian berhubungan dengan supply VCE sound amp linier tegangan supply IC OSC. sedikit goyang naik turun ketika IC sound amp. menyedot arus yang besar.
  • cek rangkaian pada bagian power supply IC OSC. yang punya hubungan dengan IC sound amp. umumnya disebabkan ada dioda yang bocor.
  • cek elco filter untuk tegangan supply IC oscilator.
GAMBAR ADA GARIS PUTIH HORIZONTAL DIBAGIAN TENGAH LAYAR
  • cek adjust tegangan B+ apakah sesuai dengan datasheet, mungkin tegangan sedikit over.
  • cek part-part bagian ramp.generator
  • ganti IC OSC.
RASTER ADA BEBERAPA GARIS BLANKING PUTIH PADA BAGIAN ATAS RASTER
  • jika rangkaian menggunakan system 1 macem power supply, cek tegangan supply tegangan tingginya,
  • cek tegangan supply rendah, mungkin drops (ada elco filter yang kering)
  • ganti IC vertical out
  • untuk TV yang vertical outnya mempunyai system 2 input / memakai technologi I2 (bus) cek adjustment vertical centernya
GARIS VERTICAL NAMPAK MIRING (1)
  • Jika terjadi pada TV biasa, disebabkan oleh posisi deflection yoke kurang benar, putar sedikit deflection yoke.
GARIS VERTICAL NAMPAK MIRING (2)
  • jika terjadi pada TV layar lebar, hal ini disebabkan karena perbedaan magnet bumi di tempat produksi dengan tempat pemakaian TV.
  • pada TV tertentu kadang dibelakang covernya dijumpai switch E-W untuk memperbaiki cacat ini, apakah ada switch? demikian, jika ada, maka adjust deflection yoke.
  • pada TV big screen yang dilengkapi dengan "automatic N-S corector", maka dapat memperbaiki cacat ini secara otomatis.

LAPORAN SERVICE
NO.
GEJALA KERUSAKAN
PART SELECTION
1
TV mati total
Tegangan jala-jala atau regulator switching
2
Terdengar suara desis & getaran
FBT, transistor  HOT
3
TV mati, indicator menyala
Regulator, rangkaian HOR, dioda pembatas.
4
Suara baik, raster tidak ada
Fly back transformer, cathode CRT, penguat video
5
Gambar gelap
Tegangan anoda CRT terlalu rendah, rangkaian deflection HOR, catu daya
6
Raster 1 grs. HOR
HOR osc, rangkaian deflection VER
7
Shincronisasi HOR buruk
Rangkaian HOR ( bagian elco yang sudah kering)
8
Gb. Tergeser HOR
Signal video tercampur dg in put AFC, elco kering, dioda bocor, AGC
9
Gb. Tergeser VER
Rangkaian integrator ( VER osc ), capasitor keramik yang bocor.
10
Shincronisasi VER buruk
Integrator, Osc VER
11
Gb. Kurang tinggi
Deflection VER, deflection yoke, catu daya
12
Gb. Terlalu tinggi
Deflection VER, deflection yoke, catu daya
13
Penyusutan Gb. Atas & bawah
Rangkaian deflection VER, kumparan deflection VER
14
Gb. buruk
System antena TV rusak, rangkaian penguat frekuensi tinggi
15
Contras Gb. rendah
Rangkaian IF video, AGC mixer, Video ampli
16
Muncul grs. miring
Shincronisasi HOR
17
Gangguan warna
Rangkaian demodulasi warna, penguat demodulasi warna
18
Gangguan suara
Rangkaian audio IF, detector Video, rangkaian HF

JENIS-JENIS KERUSAKAN TV DAN SOLUSINYA

Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 21 inchi
Gejala : gambar mengecil atas bawah, gejala awal gambar bergulung bawah ke atas
Penyebab : elko 1,2/50v pada jalur pengatur v-size bocor
Solusi : ganti elko 1,2/50v dari jalur potensio v-size.
Catatan : Penyebab kerusakan seperti ini biasanya elko bocor pada rangkaian yanga berhubungan dengan vertikal.
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : dramatic-v
Gejala : gambar mengecil vertikal kira2 10cm atas bawah
Penyebab : elco2 kering
Solusi : ganti semua elco2 disekitar ic chroma ngk usah pake diukur.
Catatan : normalin dulu tegangan divertikal.
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 20N3XE
Gejala : no color, gambar no problem
Penyebab : gak jelas.yang jelas warna hilang alias hanya item dan putih
Solusi : ganti IC TB1231
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : D-Vision
Gejala : gak ada suara
Penyebab : ic power amp KO
Solusi : ganti tm2611a
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 21 INCH
Gejala : TIDAK ADA SUARA GAMBAR BAGUS IC SOUND NORMAL
Penyebab : TR C1815 DEKAT IC SOUND TERKUNCI SISTEM MUTE DARI IC PROGRAM
Solusi : CABUT TR C1815 DEKAT IC SOUND BERES
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 14N21FS
Gejala : Gambar Tv tidak tampak (gelap) tetapi suara tv terdengar dengan jelas
Penyebab : Rangkaian penguat Video atau rangkaian penguat cahaya (CRT) rusak
Solusi : Periksa tegangan Tinggi pada katoda CRT
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : we457k
Gejala : gambar gelap di bawah
Penyebab : kapasitor 1 uf dekat ic vertikal
Solusi : ganti kapasitor,
Catatan : solder ulang juga bagian vertikalny
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 5135de
Gejala : tak ada suara
Penyebab : sinyal suara hilang
Solusi : modul mpse 11 rusak
Perangkat : TV
Merek : Toshiba
Model : 21a3e
Gejala : gambar tdk fokus
Penyebab : teg g2 kurang
Solusi : flyback rusak
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : Sony – Goldstar STR
Gejala : Lebih dari 24 jam STR rusak
Penyebab : Optocoupler setengat rusak
Solusi : Ganti optocoupler
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : Sony KVG14V1
Gejala : Raster garis ditengah agak keatas
Penyebab : Dioda (-15V) rusak
Solusi : Ganti dioda
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : kv-2965
Gejala : tidak ada gambar, flyback bunyi.
Penyebab : Res. R704 bagian G1 470K putus.
Solusi : ganti R704 470K 1/2W.
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : kv-2565
Gejala : transistor horizontal dalam hitungan detik selalu jebol.
Penyebab : x-tal oscillator horz 500khz rusak.
Solusi : ganti xtal oscillator B500F2 langsung OK.
Catatan : ganti oscillator sesuai type(warna kuning), pernah coba warna biru nggak bisa dipakai.
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : Sony KP-E53MN11
Gejala : Power ada, tidak mau start
Penyebab : IC regulator 12V mati
Solusi : Ganti IC regulator 12V
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : KV-G14B1
Gejala : ADA SUARA TIDAK ADA GAMBAR
Penyebab : R SHORT
Solusi : GANTI RESISTOR R857=82K
Catatan : TV ini menggunakan IC program CXP85116B dan IC kroma TDA8366,STR s6707 dan IC vertikal LA7830.
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : lama
Gejala : tabung nyala berkedip kedip
Penyebab : potensio keramik pada hstat rusak
Solusi : pada potensio yg rusak diganti lampu pada setrika atau pd tespen
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : 20 wega
Gejala : tak ada raster
Penyebab : r0,01.sket crt
Solusi : cek teg heater,sket crt
Catatan : kalau teg tak ada ganti r dan cek soket crt kalau bermasalah ganti aj bro
Perangkat : TV
Merek : Sony
Model : KV20XX
Gejala : POWER ON GBR NGK ADA HANYA RASTER SUARA LANGSUNG GEDHE
Penyebab : SUPLY 5,5V KURANG
Solusi : GANTI R627=4,7OHM
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : wonder
Gejala : ada garis warna rgb,n kembali stanby
Penyebab : r33ohm yang sebagai fuse tegangan yang ke Ic Vertikal terbakar
Solusi : ganti r33ohm, dan Ic Vertikal
Catatan : penggantian ic vertikal,apabila memang r 33terasa sangt panas
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : 20U200
Gejala : Suara gresek-gresek,gambar bagus, suara sistem terkunci pada D/K dan tidak bisa diganti
Penyebab : ganti dan adjust, eprom 24C08
Solusi : ganti dan adjust, eprom 24C08
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : 51R200
Gejala : Di star hidup lalu mati, led jadi merah
Penyebab : cek R502 untuk tegangan Vertikal gati jika perlu
Solusi : cek R502 untuk tegangan Vertikal gati jika perlu
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : 14W25
Gejala : tv hidup sebentar terus stby.
Penyebab : protec dari ABL
Solusi : ternyata R604,39k putus.ganti tv kembali normal.
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : 20X20
Gejala : mati total, ketika tombol power ditekan lampu indikator nyalah merah,kemudian hijau,kemudian balik lagi ke merah
Penyebab : solderan lepas.
Solusi : solder ulang, IC EEPROM harus direset IC, caranya adalah saat TV mati,Jumper J137 dengan J138. Setelah itu nyalakan TV, Biarkan sesaat agar IC EEPROM wiriting kembali sampai TV menyala normal, kemudian matikan TV, lalu lepaskan jumper tadi.
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : Q vision
Gejala : protek lampu hijau terus merah
Penyebab : resistor 180k open
Solusi : ganti resistor 180k dekat jalur abl
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : Q vision
Gejala : gambar gelap suara normal
Penyebab : resistor 33k open
Solusi : ganti resistor 33k pada jalur afc
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : sharp universe
Gejala : gambar normal sebentar hidup sebentar mati
Penyebab : kapasitor 104 open
Solusi : ganti kapasitor 104 dekat ic croma
Perangkat : TV
Merek : Sharp
Model : wonder
Gejala : regulator tidak kerja.strf 6654 oke
Penyebab : r 680k/560k putuss
Solusi : ganti r tsb
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : untuk modelnya lupa
Gejala : tv ketika dinyalakan indikator nyala merah kedip kedip aja alias ter protek
Penyebab : ternyata setelah dilhat dicium diraba dan ditelusurri letak kerusakan hanya pada flyback terprotek
Solusi : solosinya ya ganti flyback pasti jos
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : CG 21 XS 2
Gejala : TV terkunci pada posisi stand by.kalau power di on.TV mau hidup lalu mati lagi.protec
Penyebab : kalau eeprom nya OK ,trus IC vertikal OK.B+ 5 volt nya OK.
Solusi : lepas jemper J830 , atau ganti langsung FBT nya.
Catatan : tgl.27 september 2010
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : Dinamic
Gejala : Mati total
Penyebab : Transistor Power suply shot
Solusi : Ganti transistornya
Catatan : Ganti dengan tipe bu. . .
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : N0 chasis AC6A1
Gejala : Tidak ada suara volume sdh max,Gambar bagus
Penyebab : IC 3701 LV1116 rusak
Solusi : Sebelum mengganti ic tersebut coba cara alternatif ini,lepas dulu ic nya,bersihkan kaki kaki bagian bawah ic nya pake cuter/amplas halus,lalu pasang kembali ic nya.kl suara masih belum keluar Ganti ic lv1116N,
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : CG14SP1N
Gejala : Mati total
Penyebab : TR Horz koslet(B&E)
Solusi : ganti TR Horz
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : CG21XS2 FLAT SLIM 21
Gejala : TIDA ADA SUARA
Penyebab : MEMORI TIDAK BEKERJA SECARA NORMAL PADAHAL SETINGAN DATA OK
Solusi : SETTING DATANYA DULU,KLO NGK BISA BARU GNTI IC MEMORI
Catatan : UMTK MODEL SANYO SERING SY ALAMI RUSAK DATA/IC MEMORI
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : CG21XS2
Gejala : selalu balik ke posisi standby terus bila akan dinyalakan
Penyebab : flyback-nya ada sedikit masalah kecil..perubahan kapasitas capasitor internal FBT
Solusi : dengan cara meng-cut (memutus) jumper J830..yang menuju pin 23 dari IC LA76938 ( pin ini dinamakan: INT1/P.0) salah satu pin untuk mendeteksi / mengontrol bagian horisontal.
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : box silver
Gejala : mati protec , ada suara sebentar terus stenbay
Penyebab : trafo flyback bocor
Solusi : ganti trafo flyback
Catatan : jika di ganti dengan flyback masih perlu setting v siz dan h siz
Perangkat : TV
Merek : Sanyo
Model : dynamic LA76818A
Gejala : SUARA NGK ADA VOLUME UDAH MAX
Penyebab : SETINGAN DATA KORUP
Solusi : BUKA DATA CARI S.STE RUBAH 0hm
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : CS-14H4MJO-MONO
Gejala : Matot
Penyebab : STR SHORT
Solusi : paling aman pakai switching power supply module
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : bio vision
Gejala : suara ada gambar hanya raster putih saja
Penyebab : teggangan abl tidak ada
Solusi : ganti r abl nilai sekitar 120k dari b+ keabl
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : CB21MLH
Gejala : Gambar bergerak turun naik
Penyebab : IC Memory
Solusi : Ganti IC Memory 24c16
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : flat ctv 14
Gejala : vertikal terbuka 10 cm melipat dan bergaris-garis
Penyebab : yoke bagian vertikal putus
Solusi : ganti yoke tv ok lagi
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : CS-15K10ML
Gejala : MATOT,POWER SUPLY BUNYI DENGING
Penyebab : TR HORIZONTAL SHORT, PENEBAB YOKE ADA YANG ANGUS,,,,,
Solusi : GANTI TR DAN YOKE DENGAN YANG BAGUS
Catatan : TR D2499/YOKE H 5,4 OM VER 15 OHM
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : CS-29M21MQUXXSE
Gejala : Blanking
Penyebab : Micon pada ngepong,
Solusi : Solder ulang.!
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : flat 17inci
Gejala : horisontal mati terus
Penyebab : yoke konslet
Solusi : angkat email ll bersihkan dg thiner lem lg dg alteco 1/1
Catatan : beli yoke lagi kemahalan
Perangkat : VCD
Merek : Samsung
Model : Z10Q
Gejala : Tidak ada gambar
Penyebab : Video output dari zic3 puts
Solusi : Gabung/jumper pin 13 dgn pin 4 zic3
Catatan : Bisa jga len pin 13 dpts dan pindahkn langsung ke pin 4 di zic3 (Winbond W99520P)
Perangkat : TV
Merek : Samsung
Model : 21 flat
Gejala : pertama gambar normal, kira-kira dua menit blanking hijau,
Penyebab : bag RGB tegangan ada yang tidak normal
Solusi : tr RGB di bersihin, kalau ada diganti,,,,
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : minimax
Gejala : protect
Penyebab : protect vertical
Solusi : ganti c402
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : minimax 21
Gejala : vertikal menyempit.lebarnya cuma menjadi sktr 10cm.
Penyebab : semua tegangan vertikal normal,komponen,resistor,IC,kapasitor semua ok.
Solusi : saya ganti dioda 1N4002 yang deket IC vertikal.(lupa no seri nya D:?? )ternyata dioda tersebut meski di cek tidak bocor.begitu saya ganti langsung mak nyuzz…
Catatan : ternyata pengamatan secara visik,dan multi meter kita masih bisa di bohongi oleh komponen.sehingga hendaknya menjadi catatan bagi kita para teknisi untuk lebih jeli dan teliti . dan prinsip ganti dulu
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : DM-1485
Gejala : Gambar Putih Polos Tanpa OSD
Penyebab : raster noise salju nggak ada
Solusi : ganti transistor T311=BC547
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : ga ada
Gejala : ganbar hanya garis vertikal
Penyebab : terjdi sorting pada capasitor
Solusi : ganti capasitor 364j/400v
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : minimax
Gejala : tidak ada siaran
Penyebab : cek tuner ganti dulu
Solusi : kalau diganti tuner ngak mau juga ganti IC HBT 00-02
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : polytron 123
Gejala : lampu stanby terus ,,,kadang2 mau start
Penyebab : capasitor rusak
Solusi : ganti capasitor c507 dengan 10mf/100v
Catatan :
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : minimax
Gejala : start 5 detik stanbay kembali
Penyebab : capasitor 1 mf/50v rusak
Solusi : ganti c402 di ic vertical
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : model lama
Gejala : mati total.
Penyebab : Regulator tidak bekerja
Solusi : Biasanya Fet mengalami kerusakan.
Perangkat : TV
Merek : Polytron
Model : MX5203R
Gejala : posisi standby ga mau star trus lampu poer berkedip
Penyebab : tegangan B+ naik turun
Solusi : ganti dioda D505 & D507 pada B+
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : TC-20S11J
Gejala : hanya standby,tombol di tv tidak berfungsi meskipun dari remot tetap standby
Penyebab : tegangan AC220 tidak stabil
Solusi : ganti TR DRIVER horizontal D1275A atau C1573
Catatan : Periksa semua tegangan dari regulator harus stabil. kalo oper. tr selalu mati
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : ts14s100
Gejala : bunyi klek-klek
Penyebab : sepasang r470k drop
Solusi : teg b 90 drop hihg- low cari r 470knya di ganti aja,,cek elco 47/50v yang lainnya
Catatan : biasa tv mdel gini sering terjadi
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : 21 top dome
Gejala : gambar kelihatan redup.
Penyebab : r rusak
Solusi : ganti resistor 525 dengan nilai 137k ohm,yaitu resistor pada abl dari B+.
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : TC-21GX20J
Gejala : mati total
Penyebab : tegangan transient
Solusi : ganti transistor horisontal
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : 21 inch
Gejala : mati total
Penyebab : kerusakan ic eeprom
Solusi : ganti ic eeprom
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : tc-20s11j
Gejala : Tv tidak dapat on dan hanya terdengar suara ceklak-ceklik.
Penyebab : Dioda penyerah untuk elco 100/160 volt dalam keadaan short.
Solusi : Ganti dioda tersebut dengan dioda 3 Amper,pilih dioda yang mempunyai tegangan breakdown diatas 600 volt.
Catatan : Dioda tersebut short menyebabkan tidak dapat terisinya elco 100/160 volt,sehingga tv tidak dapat on.
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : NICAM STEREO
Gejala : TV di nyalakan sekitar 1-2 menit mati sendiri,lampu indikator juga ikut mati.
Penyebab : elko 100v10uf pda pwr suply kering,di lihat fisiknya sudah kembung.
Solusi : saya ganti elko tersebut,TV kembali normal.
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : GOLDSOUND TC-SERIES
Gejala : GAMBAR HANYA GARIS VERTIKAL MENDATAR JIKA KONDISI TERANG/NORMAL.TAPI NORMAL JIKA KONDISI BRIGHT DI REDUPKAN.
Penyebab : R SHORT
Solusi : GANTI R 525 : 120K / 470K
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : alfa gold
Gejala : gambar sering pindah pindah
Penyebab : tuner
Solusi : awalnya saya lakukan solder ulang dibagian tuner tp tetap sama terus sy coba ganti tuner yg baru alhamdulillah jrengg gambar ok…
Perangkat : TV
Merek : Panasonic
Model : tc 2088
Gejala : Ada suara tidak ada gambar,setelah baeberapa jam on maka gambar akan muncul
Penyebab : Terjadi protek pada rangakaian video,yang disebabkan kerusakan pada bagian protek pada blok vertical
Solusi : Coba ganti IC vertikal,kalau masih protek Ganti elco pada basis transistor proteknya 100/50V yang apabila karing maka akan selalu protek pada rangkaian video.
Catatan : syarat tegangan pada output regulator dalam keadaan normal.
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : LG RD-21FB70V
Gejala : Mati StandbY
Penyebab : D23 SHORT
Solusi : D23 ganti dengan IN4148
Perangkat : Monitor
Merek : LG
Model : ld12345
Gejala : kadang start kadang tidak
Penyebab : tegangan 5 volt output dari regulator drop
Solusi : ukur dan ganti elko 100uf/50v
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : LG MC 994A
Gejala : MATI STANDBY 2
Penyebab : YOKE LEMBAB
Solusi : NYALAKAN TV, CEK APAKAH ADA RASTER ? JIKA ADA KERINGKAN YOKE
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : CA 14A65S
Gejala : TELEVISI MATI STANDBY 1
Penyebab : IC VERTICAL RUSAK, SOLDERAN IC GAMBAR TIDAK SEMPURNA ( PUTUS)
Solusi : cek blok vertical, ic vertical, jika blue screen check solderan IC TB 1328
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : 14 Inc
Gejala : TV hidup normal sesaat mati stanby bisa di start kembali
Penyebab : condensator elektrolit teg tinggi ada yg gak beres
Solusi : ganti condensator elektrolit yg rusak
Perangkat : Monitor
Merek : LG
Model : T530 T710 T730
Gejala : Blinking (led kedip2) tombol on/off ga maen.
Penyebab : data eeprom ad yg corupted.
Solusi : ganti dan copy eeprom atau coba overwrhite dulu.
Perangkat : Monitor
Merek : LG
Model : T530 T710 T730
Gejala : FBT kerja tapi gelap tak ada tampilan, screen dinaikkan tak ad perubahan
Penyebab : cap. filter screen. pada blok matrix
Solusi : ganti cap. trsb atau dilepas aj.
Perangkat : Monitor
Merek : LG
Model : T710 T730 Flatron
Gejala : Raster horizontal tidak penuh (sisi kanan/kiri bergaris tak beraturan )
Penyebab : capasitor antara colektor Hrz-gnd terbakar.
Solusi : ganti cap. 101/2kv
Perangkat : Monitor
Merek : LG
Model : Flatron T710 T730
Gejala : Bila Britnes contras dimaximalkan, layar kedip2.
Penyebab : resistor out pada ic smps 3842..
Solusi : ganti resistor nilai diatas 200 ohm
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : LG 21fu1RL
Gejala : gambar membesar mengecil seiring terang gelap gambar
Penyebab : kapasitor 27 nano didekat flyback
Solusi : ganti dengan nilai yang sama
Catatan : jika tidak ada jualnya capasitor ganti dengan nilai yang agak besar dikit bisa, atau lebih kecil dikit bisa
Perangkat : TV
Merek : LG
Model : 20a95
Gejala : mati hidup
Penyebab : listrik over voltage
Solusi : santi semua resistor power suply karena nilanya molor semua
Catatan : jika masih berkedip kedip ganti elko utama
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : CA-14A62
Gejala : garis horisontal
Penyebab : Tr horisontal jebol
Solusi : ganti Tr horisontal dengan yang baru
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : 14xxx
Gejala : gambar kanan kiri kurang penuh
Penyebab : tegangan flyback pin bostup kurang
Solusi : elco 220/50v rusak dekat fb (pin boostup)
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : CA-14A62
Gejala : Tidak bisa mencari siaran
Penyebab : c if angus
Solusi : ganti c if pakai 63pf ditrim sedikit
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : 14xxx
Gejala : gambar kanan kiri kurang penuh
Penyebab : tegangan flyback pin bostup kurang
Solusi : elco 220/50v rusak dekat fb (pin boostup)
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : sound max
Gejala : warna menjadi hitam putih
Penyebab : tersambar petir
Solusi : njek taoh
Catatan : soder smua bagian sirkuitnya
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : HCV-502M
Gejala : Mati total
Penyebab : R 807 Hangus kebakar bagian Regulator
Solusi : Ganti R807 dengan nilai 5K6 2WATT
Catatan : Sebenar nya tv merk Nyundai,berhubung tdk ada,dan rangkaianya mirip goldstar /akari
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : 14 INCHI
Gejala : MATI TOTAL
Penyebab : PLY BACK RUSAK
Solusi : GANTI PLY BACK
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : CA 14a64
Gejala : Mati total muncul suara ngiuuuiik
Penyebab : Tr Horisontal rusak
Solusi : ganti TR horisontal dengan yang baru
Catatan : setelah penggantian pastikan tr terpasang pada hetsink dengan benar
Perangkat : TV
Merek : Goldstar
Model : CA 20 B 32
Gejala : on selama lima menit kemudian kembali stanby
Penyebab : salahsatu elco di kaki trafo osilator horisontal sok kering
Solusi : ganti elko tersebut dengan yang baru
Catatan : sebelum melakukan pengecekan lebih lanjut alangkah baiknya semua solderan di bagian horisontal ditata ulang
Perangkat : VCD
Merek : China Brand
Model : all model
Gejala : all keypad tak berfungsi,hanya bisa dari remote kontrol saja
Penyebab : led infra red pada panel internal putus
Solusi : pada vcd ,tombol panel internal ternyata adalah berupa remote control juga, jadi apabila tombol panel tak bekerja, dan remote masih bisa di gunakan
Catatan : pastikan dulu switchnyamaka apa bila bukan switchnya yg rusak ,ini bisa di pastikan led infrared yang putus,biasanya letaknya berdekan dgn sensor penerima
Perangkat : TV
Merek : China Brand
Model : lupa modelnya
Gejala : tv tidak mau start walau semua tegangan normal
Penyebab : kuwalitas flayback yang turun
Solusi : flay back yang sebagai penghasil tegangan ektra tinggi,sangat pengaruh apabila kuwalitas nya sudah menurun,alias tak mau mengeluarkan tegangan tinggi,jd apabila seperti ini penggantian wajib di lakukan
Catatan : biasanya teg B+ berkurang, tapi tidak konseleting, dan FBT hanya Bisa bekerja jika tanpa beban
Perangkat : TV
Merek : China Brand
Model : 14” Lupa merknya
Gejala : OSD tidak muncul
Penyebab : Tegangan afc drop
Solusi : Dinaikan tegangannya
Catatan : Tegangan Afc out FBT drop dinaikan tegangannya ! dengan cara kbl dililit difbt sambung ke afc sama fbt out afc
Perangkat : TV
Merek : China Brand
Model : Multimax 14
Gejala : Matot
Penyebab : Plyback bocor
Solusi : plyback 25-1003B Daripada ditambal mending gati pakai 154-177B Rp 27500 modip dikit tokcer, memuaskan.
Perangkat : DVD
Merek : China Brand
Model : EDIKO EV-333
Gejala : Audìo ada tapi gambar vidio tidak ada
Penyebab : Tr S8550 untuk out put vidio korslet atau slong
Solusi : Ganti tr S8550 dgn yg baru pasti jleng
Catatan : Untk Dvd yg otput vido.y tdak ada biasa.y trjdi krusakan pda Tr atau IC
Perangkat : VCD
Merek : China Brand
Model : Tidak ADA
Gejala : Tidak bisaRemote
Penyebab : Sensor penerima
Solusi : Ganti Sensor
Perangkat : TV
Merek : China Brand
Model : Micom LC863532C
Gejala : Warna merah berbayang-bayang
Penyebab : Seting Sermod di R-DRV maksimum karena memori korup
Solusi : Ganti IC memori kemudian seting R-DRV ke setandar,
Catatan : Kode srvice Vol 0 tekan 6568
Perangkat : Satellite
Merek : China Brand
Model : Mitochiba MT-88
Gejala : Minta kode pasword
Penyebab : Menu terkunci
Solusi : Masukan kode buka 8888 Atau 0000
Catatan : Jika menu resiver tdak dpat d bka dgn kode 0000 kde buka resiver adalah 8888
Perangkat : Satellite
Merek : China Brand
Model : Smua model
Gejala : Tayangan tv pda resiver tidak ada
Penyebab : Frequesi telah berubah atau resiever kembali pda program pabrìkan atau jga freq terhapus
Solusi : Cek freQuensi ap msh freq lama atau sudah yg baru..
Catatan : Untuk setingan 2 LNB /4 LNB perhatikan setinganya

Kamis, 29 Oktober 2015

Cara Menyalin Konten Halaman Situs Yang Diproteksi


Berbagai cara dilakukan orang agar konten halaman website / blog atau situsnya yang sudah dibuat dengan susah payah, tidak disalin atau copy paste oleh orang lain. Ada yang pake script untuk menonaktifkan klik kanan, ada yang memakai script untuk menonaktifkan seleksi, dan banyak lagi cara yang lain.
Namun semua itu tidak berlaku bila cara saya ini dilakukan. Caranya mudah tanpa harus belajar HTML yang rumit. Saya tidak bermaksud untuk mengajarkan kepada  anda untuk melakukan pencurian konten orang, namun dengan cara saya ini anda dapat menyimpan halaman - halaman yang dirasa penting dan bila perlu dapat ditulis ulang. Sehingga menjadi tulisan anda sendiri.
Berikut ini adalah langkah - langkah cara menyalin konten halaman siitus yang diproteksi :
  1. Buka halaman situs yang akan disalin dengan mozilla firefox.
  2. Setelah terbuka, simpan dengan cara : klik file, save page as, tentukan lokasi penyimpanan, beri nama file, save as type : web page HTML only.  Kemudian klik save.
  3. Setelah file tersebut tersimpan, buka dengan cara : klik kanan, open with, choose programe, pilih ms. word. Sehingga file tersebut akan terbuka dalam bentuk file Ms. Word.
  4. seleksi seluruh halaman, dengan cara : tekan  ctrl+A, sehingga semua teks terseleksi, kemudian klik tombol clear formatting pada bagian tombol di atas ( biasanya bergambar penghapus ).
  5. Selesai, artikel sudah menjadi halaman Ms. Word murni yang siap anda edit sesukanya.
Semoga bermanfaat.



Bagaimana mengaktifkan JavaScript pada peramban web anda

Mozilla Firefox

  1. Pada baris alamat, ketik about:config dan tekan Enter.
  2. Klik "I'll be careful, I promise" jika muncul pesan peringatan.
  3. Pada kotak pencarian, temukan javascript.enabled.
  4. Mengaktifkan pengaturan "javascript.enabled" (klik kanan dan pilih "Toggle" atau klik dua kali preference) untuk mengubah nilai dari "false" menjadi "true".
  5. Klik tombol "Reload current page" dari peramban web untuk membuka ulang halaman.
  • 1. Pada baris alamat, ketik about:config dan tekan Enter.
  • 2. Klik "I'll be careful, I promise" jika muncul pesan peringatan.
  • 3. Pada kotak pencarian, temukan javascript.enabled.
  • 4. Mengaktifkan pengaturan "javascript.enabled" (klik kanan dan pilih "Toggle" atau klik dua kali preference) untuk mengubah nilai dari "false" menjadi "true".
  • 5. Klik tombol "Reload current page" dari peramban web untuk membuka ulang halaman.

 Internet Explorer

  1. Pada menu peramban web klik ikon "Tools" dan pilih "Internet Options".
  2. Pada jendela "Internet Options" pilih bagian "Security".
  3. Pada bagian "Security" klik tombol "Custom level...".
  4. Ketika jendela dialog "Security Settings - Internet Zone" terbuka, temukan bagian "Scripting" section.
  5. Pada bagian "Active Scripting" pilih "Enable".
  6. Ketika jendela "Peringatan!" tambil dan menanyakan "Are you sure you want to change the settings for this zone?" pilih "Yes".
  7. Pada jendela "Internet Options" klik tombol "OK" dan tutup jendela peramban web.
  8. Klik tombol "Refresh" pada web browser untuk membuka ulang halaman.
 Internet Explorer < 9
  1. Pada menu peramban web klik "Tools" dan pilih "Internet Options".
  2. Pada jendela "Internet Options" pilih bagian "Security".
  3. Pada bagian "Security" klik tombol "Custom level...".
  4. Ketika jendela dialog "Security Settings - Internet Zone" terbuka, temukan bagian "Scripting" section.
  5. Pada bagian "Active Scripting" pilih "Enable".
  6. Ketika jendela "Peringatan!" tambil dan menanyakan "Are you sure you want to change the settings for this zone?" pilih "Yes".
  7. Pada jendela "Internet Options" klik tombol "OK" dan tutup jendela peramban web.
  8. Klik tombol "Refresh" pada web browser untuk membuka ulang halaman.

 Google Chrome

  1. Pada menu di peramban web klik "Customize and control Google Chrome" dan pilih "Settings".
  2. Pada bagian "Settings" klik "Show advanced settings..."
  3. Di bawah "privacy" klik pada "Content settings...".
  4. Ketika jendela dialog terbuka, temukan bagian "JavaScript"dan pilih "Allow all sites to run JavaScript (disarankan)".
  5. Klik tombol "OK" dan tutup jendela bowser
  6. Tutup tab "Settings".
  7. Klik pada tombol "Reload this page" dari browser web untuk membuka ulang halaman.

 Opera

  • 1. a) Klik "Menu", arahkan penunjuk pada "Settings" kemudian dekatkan kursor penunjuk pada "Quick preferences" dan centang kotak "Enable Javascript".
  • 1. b) Jika "Menu bar" muncul, klik "Tools", dekatkan kursor penunjuk pada "Quick preferences" dan centang kotak "Enable Javascript".
1. a) opera10 a 1. b) opera10 b

 Apple Safari

  1. Pada menu peramban web, klik "Edit" dan pilih "Preferences".
  2. Pada jendela "Preferences" pilih bagian "Security".
  3. Di bagian "Security" cari "Web content" , centang kotak "Enable JavaScript".
  4. Klik tombol the "Reload the current page" pada web browser untuk me-refresh halaman.