Blogroll

Labels

Foto

Adhit Ferian dan Hedrian Marsandy.

Softwere Karaoke Dzone 8

Mungkin ditelinga kalian sudah tidak asing lagi mendengar nama DZONE SOFTWARE .. DZONE adalah Software pemutar lagu karaoke yang sangat handal dan sangat stabil.Bagi yang ingin memiliki software ini bisa menghubungi BmKings 085252263582/089631725508

Foto

Aisyah Ayudia Inara dan Mama.

Foto

Foto Saya

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label Sanggau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sanggau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Februari 2016

Sekretaris Daerah Membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kecamatan Tayan Hilir

Sekayam (09/02) Bertempat di Aula Serba Guna Kantor Camat Sekayam dilaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) tingkat Kecamatan, Camat Sekayam Niriu dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan tingkat Kecamatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam upaya mensinergikan program-program pemerintah khususnya pembangunan baik fisik dan non fisik pada tahun yang akan datang, untuk Kecamatan Sekayam sendiri pelaksanaan Musrenbang tingkat desa telah dilaksanakan pada bulan Januari lalu, dan diharapkan dapat masuk di Musrenbang tingkat kecamatan ini, Camat berharap apapun yang dibuat di tingkat desa sepanjang sesuai dengan aturan tidak apa-apa dan jika kegiatan yang masih dapat ditampung di Anggaran Dana Desa (ADD) sebaiknya dilaksanakan melalui dana desa, Bupati Sanggau dalam sambutannya yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau A.L. Leysandri dalam sambutannya mengatakan berharap program yang dibuat agar dapat dipertanggung jawab dengan kata lain program yang dibuat harus ada skala prioritas dan dapat dipertanggung jawabkan baik secara administrasi maupun ke pada masyarakat untuk itu ditambahkan oleh beliau  “ Kepala Desa jangan menjadi sombong ketika mendapatkan anggaran yang besar, namun waspada kerjakan sesuai aturan yang berlaku”, dalam kesempatan itu pula Sekretaris Daerah menyampaikan pesan kepada semua Kepala Desa agar dapat meningkatkan kinerjanya terutama berkaitan dengan Pajak, karena masih banyak desa yang pajak masih kosong, dan hal yang terpenting jika tanah yang ada belum terpetakan baik melalui SKT maupun sertifikat akan dikategorikan tanah kosong dan mengakibatkan tanah tersebut dapat masuk di kategori HGU bahkan tanah Hutan lindung, dan akibatnya tanah tersebut tidak dapat di buat sertifikat, selanjutnya sesuai arahan Bupati Sanggau agar Kepala Desa cepat tanggap terutama kepada para pendatang yang ingin menetap di daerahnya untuk dicek dan jangan dengan mudah memberikan surat keterangan sehingga tidak ada lagi organisasi-organisasi ataupun manusia yang tidak jelas datang ke daerahnya khususnya di Kabupaten Sanggau, dalam acara tersebut hadir Asisten II Setda Sanggau, Kepala Inspektorat Kabupaten Sanggau, Kepala Dinas Sosnakertrans Kabupaten Sanggau, Sekretaris Bappeda Sanggau, Sekretaris Hutbun Sanggau serta Danramil, Kapolsek dan Kepala Desa, Ketua BPD Se Kecamatan Sekayam juga beberapa SKPD terkait (dian bm)

Perayaan Imlek Tayan Hilir

Tayan Hilir (08/02) Dalam rangka Imlek ke 14 Tahun 2567/ 2016 M, Majelis Adat Budaya Tioghoa (MABT) KecamatanTayan Hilir mengadakan perayaan Imlek yang di pusatkan di lapangan basket desa Pulau Tayan, Ketua MABT Kecamatan Tayan Hlir Kim jung mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tiap tahun ini adalah guna memeriahkan Imlek di Kecamatan Tayan khususnya dan Kabupaten Sanggau pada umumnya dan pada perayaan ini dengan tema indahnya kebersamaan adalah sebagai wujud bahwa tanpa kebersamaan tidak akan ada damai dan tanpa damai tidak ada keindahan selain itu juga dengan kegiatan ini dapat mewujudkan Sanggau Maju dan Terdepan terutama melalui 7 brand imagesnya pada point 7 yaitu Sanggau Beriman (berbudaya dan beriman), sedangkan Wakil Bupati Sanggau dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan perayaan ini karena kegiatan ini dapat melestarikan kebudayaan, karena kebudayaan merupakan jati diri bangsa dan tan pa kebudayaan suatu bangsa tidak mempunyai jati diri, beliau berharap kegiatan ini dapat diteruskan sehingga dapat menambah wawasan khususnya bagi anak cucu kita nanti. Ketua Panitia pelaksana Sumito mengatakan bahwa kegiatan ini dimeriahkan kegiatan diantaranya lomba karaoke bersama, bernyanyi dan pentas seni budaya, kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 11 Februari 2016 atau kurang lebih 4 hari, dalam pembukaan acara walaupun di guyur hujan lebat tanpa mengurangi antusias masyarakat yang hadir, dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sanggau berkenan memulai acara dengan menyalakan kembang api dan dilanjutkan dengan penyalaan petasan oleh Camat Tayan Hilir Toni Kulung, dan acara juga diisi oleh penampilan Wushu dari Kota Pontianak serta tarian dari Kecamatan Tayan Hiir sendiri dan tak luput Wakil Bupati Sanggau bersama Camat Tayan Hilir berkenan duet menyumbangkan suara emasnya. (dian bm)

Seminar Nasional dan Launching Jurnal KTI

Sanggau (21/01) Terkait Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PerMenPAN-RB) No. 16 / 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sanggau mengadakan Seminar Nasional dengan tema “ Pengembangan Profesionalisme guru melalui Karya Tulis Ilmiah” dan sekaligus Launching Jurnal KTI, Ketua Panitia Pelaksan yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Willibrordus Welly, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru khususnya berkaitan dengan penulisan karya ilmiah yang berimplikasi kepada kenaikan pangkat para guru, untuk itu diharapkan dengan kegiatan ini para guru dapat memahami bagaimana seharusnya dalam membuat suatu karya ilmiah, dan guna memberikan ruang lingkup para guru untuk dapat menuangkan karya ilmiahnya maka bersama ini juga Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga meluncurkan 5 (lima) buah jurnal yang terdiri atas Jurnal Pancur Aji (PPKn), Jurnal Sabang Merah (IPA), Bubila (MTK), Daranante (IPS) dan Tutuhnya Tiop Akalnya Midop (Bahasa) yang merupakan Jurnal Penelitian Guru berdasarkan ilmu bidang Studinya masing-masing, sedangkan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam sambutannya berharap agar dengan diadakannya seminar dan Launching Jurnal ini dapat memberikan ruang gerak terhadap guru baik untuk diri sendiri berupa kenaikan pangkat maupun kepada masyarakat khususnya warga didik (siswa/i) untuk berkreasi dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan “  Maju gurunya maju pendidikannya “, makanya dalam 7 Brand Images Kabupaten Sanggau pada point Pertama adalah Sanggau Pintar. Untuk itu beliau berharap dengan adanya wadah jurnal ini dapat meningkatkan gairah para guru untuk membuat karya tulis ilmiah “ Pemerintah telah memberikan ruang guru untuk berkarya, maka pergunakanlah dengan baik, jangan lagi mengatakan Pemerintah tidak berbuat”. Kemudian dalam pertukaran cinderamata Prof.Dr. Dadang Suparda dari UPI Bandung sempat melontarkan bahwa “Bupati Sanggau mungkin satu-satunya Bupati di Kalimantan atau mungkin di Indonesia yang peduli akan pendidikan”. Acara yang dihadiri kurang lebih sebanyak 800 guru dari seluruh Kabupaten Sanggau dengan nara sumber Prof. Dr. Dadang Supardan, M.Pd dari UPI Bandung dan Dr. Ir Tri Margono dari LIPI bertempat di Gedung Balai Betomu Sanggau. (dian BM)


Tabligh Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Bonti (17/08) Dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, bertempat di Masjid Al,A’raf Kecamatan Bonti, dilaksanakan Tabligh Akbar, Kegiatan yang dilaksanakan Oleh BKMT Kabupaten Sanggau bekerjasa dengan Pengurus Masjid Al- A’raf Kecamatan Bonti tersebut dihadiri kurang lebih sebanyak hampir 600 orang yang meliputi masyarakat Kecamatan Bonti sendiri maupun dari Perwakilan BKMT Cabang Se- Kabupaten Sanggau, Ketua Panitia Pelaksana Sumiati Ilham dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dapat dilaksanakan karena adanya kerjasama dari semua pihak terutama Camat Bonti, BKMT Kabupaten, BKMT dari Kecamatan serta Pemerintah Kabupaten Sanggau atas semua partisipasi dan dukungannya, mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat, sedangkan Ketua Umum BKMT Kabupaten Sanggau Fitri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin selain dalam rangka maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga guna merapatkan barisan BKMT se- Kabupaten Sanggau, kemudian Bupati Sanggau dalam Sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan mengatakan bahwa diharapkan dengan kegiatan ini selain menjalin silaturahmi juga dapat menguatkan ukuwah islamiah dan yang terpenting adalah agar para ibu-ibu dapat menjadi sebagai pedoman untuk menjaga keluarga terutama menjaga para anak-anak dari narkoba, asusila serta paham-paham yang radikal yang mengatas namakan agama, kemudian Ustadz Dulhadi dalam tausyiahnya mengatakan bahwa salah satu kalimat penyelamat manusia di dunia dan akhirat adalah ucapan Shalawat karena ucapan tersebut bukan hanya seluruh umat yang mengucapkan tapi Allah SWT juga mengucapkannya. (dianEdtbm )


Rabu, 28 Oktober 2015

Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean 2015 Tingkat Kabupaten Sanggau

Sanggau(22/09) Tahun 2015 ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Pemilihan Bintang Radio yang diadakan Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sanggau dan LPP RRI Entikong, Kepala LPP RRI Entikong Drs. H. Zainal Mutzaini, MM mengatakan bahwa kegiatan Pemilihan Bintang Radio dan Televisi yang diselenggarakan oleh RRI danTVRI yang mulai dilaksanakan sejak tahun 1951 namun pada tahun 1998 dengan berpisahnya TVRI dan RRI maka namanya berganti menjadi Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan meningkat menjadi Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean, dan RRI merupakan salah satunya yang melaksanakan pemilihan Bintang Radio berdasarkan kualitas olah vokal bukan penampilan dan bukan berdasarkan Polling maupun Voting SMS dan pada Pemilihan Bintang Radio sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dan 2014 para pemang Finalis Kabupaten Sanggau menjadi Juara Zona Kalimantan, sedangkan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan ini karena dengan kegiatan ini selain menyalurkan bakat juga dapat memberikan kesempatan bagi generasi muda di Kabupaten Sanggau untuk mengembangkan bakat di bidang olah vokal, dan mudah-mudahan dari finalis yang ada ini dapat membawa nama harum Kabupaten Sanggau baik di Zona Kalimantan Sanggau maupun tingkat Nasional dan bahkan Asean “Yang terpenting jangan demam panggung, karena biasanya  vokal sudah siap eh tiba di panggung jadi bingung”. Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Sanggau Drs. F. Meron dalam laporannya mengatakan bahwa Pemilihan Bintang Radio ini diikuti sebanyak 12 Putra dan 22 Putri yang dimulai dengan seleksi pada tanggal 21 September 2015 lalu dan pada malam ini sebanyak 5 Finalis Putra dan 5 Putri tersebut di seleksi dan untuk juara 1 Putra dan Juara 1 Putri akan mewakili Kabupaten Sanggau di tingkat nasional di Provinsi Jambi. Pemukulan gong oleh Bupati Sanggau sebanyak 7 Kali menandai pembukaan Grand Final Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean Tahun 2015 tingkat Kabupaten Sanggau. Berturut-turut Juara 1 Putra Kharel F, Juara 2 Isbon, Juara 3 Yosaphat T, Harapan 1 Aldino Persi dan Harapan 2 Aristo Bahari, sedangkan untuk Putri  Juara 1 Cristina Wulandari, Juara 2 A.Y. Wiwik Selano, Juara 3 Vidya Irsanti Kharis, Harapan 1 Carolina A.M dan Harapan 2 Dionisia Monica dengan Dewan Juri Kasmawati, Hening Indrawati dan Ismoro Hadi. (dian humas)

Selasa, 13 Oktober 2015

EMAT SEKOLAH WAKILI SANGGAU LOMBA SEKOLAH SEHAT TK PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Sebanyak empat sekolah berbagai tingkatan  yaitu Taman Kanak kanak  Nazaret Parindu  Sekolah Dasar Swasta  Komplek PT Erna Juliawati Dusun Kayu Tunu, SMP Bukit Pengharapan Balai Karangan  dan SMK Bina Bangsa Meliau  mewakili  Kabupaten Sanggau dalam lomba Sekolah Sehat  tingkat provinsi Kalimantan Barat tahun 2015, penilaian yang dimulai hari Senin 12 Okteber 2015 di SD Swasta Kayu Tunu  yang dihadiri langsung oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi  sebagai moderasi  kegiatan penilaian didampingi Ketua TP PKK Ny Arita Apolina Asisten Adm Pembangunan  Ir.H.Roni Pauzan.MSi  Camat Kapuas beserta unsur Muspika serta Tim dari PemKab Sanggau,  Bupati Sanggau  dalam sambutannya mengatakan  sangat berterima kasih  telah memilih  Sanggau dalam lomba tersebut  sehingga diharapkan dengan lomba ini mamacu sekolah sekolah yang lain untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat bersih dan tentunya  setiap sekolah harus punya UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)  karena UKS adalah suatu usaha yang dilakukan sekolah untuk menolong murid dan juga warga sekolah yang sakit di kawasan lingkungan sekolah. UKS biasanya dilakukan di ruang kesehatan suatu sekolah. karena sebagaimana  tekad kita mewujudkan Sanggau Sehat tentunya dimulai dari Sekolah disini anak-anak dididik diarahkan bagaimana hidup bersih dan sehat. Sementara itu Ketua Tim Penilai Dra Juniati yang mengikut sertakan enam orang penilai lainnya mengungkapkan bahwa  pelaksanaan penilaian ini sebagai upaya menunjang  dan memberikan motivasi kepada sekolah sekolah  bagai mana membangun lingkungan sekiolah yang sehat  sehingga proses belajar mengajar  berjalan dengan sejuk dan nyaman,  ada beberapa aspek yang menjadi tolak ukur dalam penilaian tersebut diantaranya Kebersihan serta sirkulasi udara didalam kelas, kebersihan lingkungan sekolah, prilaku hidup sehat disekolah, adanya Usaha Kesehatan Sekolah yang berperan secara jelas dan optimal, serta partisipasi orang tua dan keterlibatan  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  dalam mensuksekan program Kesehatan Sekolah, hal lain yang juga menjadi faktor penilaian adalah  bagaima partisipasi aktif dari siswa siswi juga program yang dijalankan atau diterapkan tentang usaha menciptakan sekolah yang bersih dan sehat. (BmKings).


Sabtu, 10 Oktober 2015

Pengukuhan Pengurus Adat

Sanggau 


Bupati Sanggau didampingi oleh Staf Ahli bidang II dan Wakil Ketua DAD Kabupaten Sanggau, menghadiri acara pengukuhan pengurus adat di dusun Romin Buno Sebungkuh Kecamatan Kembayan Jumat Kemarin ( 25/9 ) pukul 09.00 WIB. Hadir pada kesempatan itu Pengurus DAD Kecamatan Kembayan, Ketua DAD Kecamatan Beduai, Noyan Sekayam Entikong, Camat dan Anggota Forkompimcam, Para Temenggung, Para Pateh, Para Kades, Para Kadus dan Para Tokoh Masyarakat. Kedatangan Bupati Sanggau beserta rombongan disambut baik oleh para tokoh-tokoh masyarakat,para temenggung, dengan diawali pomang adat. Selanjutnya Bupati Sanggau beserta rombongan menuju ke rumah adat dusun Romin Buno. Dalam acara tersebut Bupati Sanggau menyaksikan temenggung adat melaksanakan upacara ritual adat/pomang untuk memberikan berkat kepada para peserta pengurus  adat yang dikukuhkan dengan tujuan agar mereka yang dikukuhkan diberikan kebaikan supaya mampu mengurus masyarakat dengan baik. Adapun jumlah para peserta yang dikukuhkan yaitu Desa tanjung Merpati 1 ( orang ), Desa Tanap 6 ( orang ), Desa Sebuduh 8 ( orang ), Desa Kelompu 3 ( orang ), Desa Sejuah 5 ( orang ), Desa Mobui 4 ( orang ), Desa Sebungkuh 3 ( orang ), Desa Kuala dua 5 ( orang ), Desa Tunggal Bakti 6 ( orang ), Desa Semayang 12 ( orang ), jumlah semua 48 orang. Dalam acara tersebut Ketua panitia Bapak Guntur, menyampaikan bahwa dengan diadakan pengukuhan ini mempunyai maksud dan tujuan yaitu melestarikan adat-istiadat dan budaya masyarakat adat dayak, melestarikan kelembagaan adat yang ada di tingkat kampung, memperkuat pengakuan terhadap keberadaan para pengurus adat  kampug, menata dan menertibkan kelembagaan adat dayak ditingkat kampung kecamatan Kembayan, memberikan identitas yang pasti pada pengurus adat kampung, sehingga jelas pengurus adat yang berhak dan punya kewenangan dalam urusan-urusan adat-istiadat dan hukum adat disetiap kampung.
Dikatakannya bahwa dengan adanya pengukuhan yang berarti sudah sah, tentu masyarakat adat merasa ditata dengan baik, memberikan identitas yang pasti sehingga jelas kewenangannya. Ujarnya
Camat Kembayan Nono juga menyampaikan bahwa dengan diadakan pengukuhan ini bagaimana kita mempertahankan adat istiadat, mari kita bekerjasama menjunjung tinggi nilai adat kita, tempatkan nilai adat ini dalam rangka kita mempertahankan adat.
Dikatakanya bagaimana fondasi yang kuat untuk kita bisa memperkuat adat-istiadat kita tentunya hal ini tidak terlepas dari agama yaitu  keimanan kita dalam menyelesaikan suatu problem-problem yang ada, tentu juga hal ini perlu dengan kerjasama yang kuat. Ujarnya
Bapak Drs. Meron selaku Wakil ketua DAD Kabupaten Sanggau juga menyampaikan dengan kemajuan jaman kita sekarang ini bisa saja menggusur kebudayaan adat istiadat maka dengan pengukuhan ini berarti bagi kita untuk memberikan, memperlihatkan kepada generasi, jangan pula generasi kita saat ini hanya tau kulitnya saja. Lestarikan juga alam kita jangan sampai kita merusaknya, marilah kita bersatu untuk maju. Ujarnya
Bupati Sanggau Bapak Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam arahannya dikatakanya bahwa dalam acara ini kita bertemu/berkumpul di rumah betang, jangan sampai rumah betang dikemudian hari tidak ada lagi, karena terpengaruh oleh perkembangan jaman saat ini, karena rumah betang merupakan tempat asal mula kita suku orang dayak hidup dalam kebersamaan. Sekarang ini ada UU yang melindungi masyarakat, kalau rakyat tidak kompak dalam mengatur dirinya sendiri payah. Ujarnya
Dikatakannya saya merasa senang dengan adanya acara pengukuhan ini, dengan adanya pengukuhan ini masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan dan beres, bolehlah tidur pak polisi, karena  struktur adat ini adalah untuk membantu pemerintahan kita. Dikatakanya juga untuk para tokoh-tokoh adat perlihatkanlah dan tunjukan adat-istiadat kebudayaan kita kepada generasi baru, maklum saja di era jaman globalisasi  saat ini bisa saja menggusur adat-istiadat kebudayaan kita. Ujarnya  ( jimi Humas )

WARGA KERUNANG PEROLEH AIR BERSIH

Dengan dibangunnya instalasi air bersih oleh Persatuan Gereja Kristus Yesus (GKY)  Jakarta membuat warga Kerunang Desa Kampuh Kecamatan Bonti merasa lega karena keberadaan  air bersih sangat didambakan dan dibutuhkan apalagi dimusim kemarau seperti ini, demikian diungkapkan Kepala Desa Kampuh Linda de  dalam kesempatan peresmian penggunaan  instalasi air bersih  di Kompelk gereja Bethel Indonesia  Dusun Kerunang  oleh Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot MSi sabtu 26 September 2015  lebih lanjut dikatakannya bahwa  pembangunan instalasi air bersih itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan jamaat gereja dan masyarakat sekitar  dengan menggunakan sistim sumur bor, sementara itu Camat Bonti Darmikus Hari dalam sambutannya mengatakan bahwa partisipasi dan gotong royong masyarakat sangat diperlukan dlam pembangunan karena Pemerintah memiliki dana yang terbatas dan sipatnya mendorong dan memberikan  support jadi masyarakatlah yang harus berperan aktif dalam membanung desa juga kepada pihak Yayasan GKY  kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga mudah mudahan  hal serupa dapat dilaksanakan ditempat lain diwilayah KJecamatan Bonti, 
Wakil Bupati Sanggau Drs Yohanes Ontot  dalam sambutannya  mengatakan bahwa GKY ini sangat memberikan kontribusi besar kepada Pemkab Sanggau  karena  dengan dibangunnya instalasi air ini sedikitnya dapat mengurangi  kesulitan memperoleh air bersih dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat   untuk itu Saya mengharapkan agar   bangunan tersebut dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai keperluan, kita harus hemat air karena saat sekarang air bersih  sangat terbatas dan juga kepada masyarakat agar betul betul memelihara lingkungan hutan sebagai sumber air  menanam pepohonan yang produktif serta selalu bergotong royong bekerja dengan hati  yang  pada akhirnya akan berhasil dan baik untuk semua, wabup juga berpesan agar masyarakat disini harus selalu kompak  senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa  bersama sama menjaga perdamaian, kerukunan keamanan dan ketertiban, selanjutnya sebagai bentuk partisipasi pemerintah  Wakil Bupati memberikan bantuan Uang Tunai  kepada Panitia dilanjutkan dengan pemotongan Pita dan membuka kran air  tanda dimulainya penggunaan air bersih. (BmKings).


WABUP GALAKKAN APARATUR YANG TERTIB

Untuk mewujudkan  Visi dan Misi Sanggau  salah satunya  Sanggau Tertib  Wakil Bupati Sanggau Yohanes  Ontot  tak henti hentinya  mengadakan inspeksi mendadak  (Sidak) kebeberapa  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Sanggau,  ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen kita bagaimana  Sanggau Tertib terutama Aparatur Pemerintahan yang ada, ungkap  Wabup  Drs.Yohanes Ontot,MSi dalam setiap kesempatan mengambil apel dibeberapa SKPD  seperti pada Selasa  29 September 2015 di Sekretariat Daearah Kabupaten Sanggau,  lebih lanjut dikatakan Ontot  tertib ini dimulai dari aparatur yang ada dilingkungan kita mulai dari tertib apel masuk kerja  tertib administrasi tertib prilaku dan sebagainya,  diingatkannya kalau sudah masuk dalam lingkar birokrasi berarti kita harus patuh dan taat dengan aturan yang berlaku diorganisasi itu, tidak ada satupun  tempat bekerja yang tidak ada peraturan, sumua ada aturannya jadi  harus dipatuhi,  sampai saat ini masih banyak para PNS yang  belum sepenuhnya mengikuti aturan itu buktinya  beberapa kali  apel masih ada saja yang absen tanpa keterangan, jadi saya minta kepada atasannya agar menegur  secara lisan maupun tertulis terhadap pegawai  tersebut apalagi sekarang sudah ada  Edaran Bupati  tentang pemotongan tunjangan penghasilan bagi mereka yang bolos atau tanpa keterangan,  kita sudah berupaya untuk meningkatkan tunjangan penghasilan dengan harapan  dapat mendorong dan merubah prilaku dan semangat kerja bagi PNS agar lebih baik,  kasian mereka yang betul betul rajin tapi  tunjangannya sama dengan yang  malas ungkap wabup, untuk itu diaharapkan tidak ada lagi alasan untuk terlambat apalagi sekarang jam masuk kerja sudah kita toleransi yaitu jam 07.30 wb,  sudah hampir berjalan dua tahun kepemimpinan kita bersama Bupati,  ini sebagai evaluasi bagai mana respond  atau dukungan terhadap kibijakan yang kita galakkan, saya yakin kalau tertib ini sudah melekat dihati maka  7 Brand Images  yang lain akan mudah  terlaksana. (BmKings).

JELANG PENILAIAN ADAKAN MEMANTAPAN

Guna mendapatkan hasil yang maksimal  menjelang penilaian  kegiatan  Kesatuan  Gerak PKK-KB-KES maka Tim Penggerak PKK bersama  Dinas dan  Instansi terkait  mengadakan pemantapan  yang bertujuan  menyamakan pemahaman  tentang  program PKK KB Kesehatan dalam merencanakan melaksanakan mengevaluasi dan pelaporan hasil kegiatan, demikian dikatakan Ketua Panita Kegiatan  Pemantapan  Ny.Muinah, SKm   yang berlangsung di ruang musyawarah Kantor Bupati Sanggau Rabu 7 Oktober 2015,  lebih lanjut dikatannya  bahwa kegiatan Gerak PKK KB-Kes ini adalah gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga dengan 10 program pokok  mendukung program Keluarga berencana dan Kesehatan masyarakat  dengan menghadirkan nara sumber dan pengarah Ketua TP PKK  Dinas Kesehatan dan  Kabid Keluarga Benencana,  dalam kesempatan itu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau  Arita Apolina,SPd MSi  mengatakan  bahwa dalam mempersiapkan diri dalam lomba tentu ada kesepakatan dan tekad bersama harus ada kesamaan persepsi juga adanya  dukungan semua pihak terutana instansi yang terlibat langsung dalam kegaiatan ini seperti  PKK  mulai dari  Kabupaten  Kecamatan sampai Desa Kepala Puskesmas dan jajarannya para Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)  dan Dinas terkait lainnya, secara umum kegiatan ini melibatkan semua  Kecamatan  namun secara khusus kita  tunjuk satu Kecamatan yaitu Kecamatan Mukok dengan menetapkan Desa Semanggis Raya sebagai lokasi kegaiatan lomba dan penilaian direncanakan pada bulan Januari 2016, untuk itu diharapkan dengan waktu yang tersisa tiga bulan ini mari kita persiapkan sebaik mungkin karena pada tahun sebelumnya kita hanya memperoleh nominasi  sebagai juara harapan tingkat Kalimantan Barat, dengan ditetapkannya Desa Semanggis Raya Kec. Mukok sebagai lokasi penilaian bukan berarti  Kecamatan lain tidak namun juga harus mempersiapkan diri karena Kecamatan lain juga  sebagai pembanding dan penyelaras  bagaimana rata rata penyerapan keberhasilan  PKK KB dan Kesehatannya,  yang perlu kita benah dan persiapkan dengan baik adalah data yang valid dan akurat  karena ini menjadi tolak ukur penilaian dan kecocokan dengan keadaan sebenarnya dilapangan,  ditambahkan Ny Arita bahwa dalam pelaksaan penilaian nnanti akan diadakan Pengobatan Kesehatan Penyuluhan pencegahan kematian ibu dan anak serta  pemberian makananan tambahan kepada Ibu hamil dan menyusui. (BmKings).

IMUNISASI PENTAVALEN DI SOSIALISASIKAN

Tim penggerak PKK  Kabupaten Sanggau dan seluruh Organisasi wanita yang ada di Kabupaten Sanggau  mengikuti  Sosialisasi  Imuniasi Pentavalen  yang diselenggarakan di Ruang Musyawarah Kantor Bupati Sanggau Kamis 8 Oktober 2015  demikian ketua Panita Penyelenggara Mas Kartini melaporkan, ditambahkannya bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama PKK Kab Sanggau, Persatuan  Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI)  yang juga sebagai Nara Sumber  bersama Dinas Kesehatan Kab Sanggau  dan Organiasi Wanita  yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang Imunisasi Pentavalen  yang selanjutnya dapat diteruskan  kepada Ibu Ibu yang lain,selanjutnya Ketua TP PKK Kab Sanggau Ny. Arita Apolina  dalam sambutannya menyhampaikan terima kasih kepada PERDHAKI yang telah bersedia melaksanakan  Sosialiasi  Imunisasi Pentavalen di kabupaten Sanggau, semoga  bermanfaat dan dapat kami sebarkan kepada  Masyarakat khususnya ibu ibu yang ada di kabupaten Sanggau ini, selanjutnya ditambahkan  Ny Arita bahwa  Imunisasi  merupakan keharusan dan mutlak dilkaksanakan oleh bayi dalam upaya memberikan kekebalan aktif kepada seseorang dengan cara memberikan vaksin melalui imunisasi seseorang  akan memiliki kekebalan terhadap penyakit seperti hepatitis B tuberculosis polio difteri pertusis tetanus dan campak,  dan Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan  penggunaan Vaksin baru Pentavalen  yang berarti gabungan dari lima jenis Vaksin dalam satu kali pemberian  dimana selain pencegahan dan kekebalan tersebut juga berfungsi untuk mencegah penyakit difteri batuk rejan atau batuk 100 hari serta radang otak dan radang paru, ditambahkan Ny  Arita  dalam upaya meningkatkan  cakupan imunisasi  maka dari 10 program pokok PKK yaitu poin 10 Kesehatan  sebagai bentuk pencegahan kesakitan dan kematian bayi dan balita demi meningkatkan indeks pembangunan manusia khususnya di Kabupaten  Sanggau, 
selanjutnya Bupati Sanggau Paolus Hadi yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan  bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau sangat menyambut baik dan berterima kasih atas terselenggaranya  sosialiasi ini karena diketahui bahwa  Angka kematian bayi di Kabupaten Sanggau  cukup tinggi yaitu peringkat ke  enam se Kal-Bar untuk  itu sangatlah tepat kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menekan kematian Bayi dan balita, ditambahkan Bupati bahwa keuntungan pemberian Vaksin Pentavalen adalah unutk memberikan perlindungan lebih baik bagi anak terhadap berbagai penyakit sehingga akan tumbuh lebih sehat, oleh karena itu melalui kegiatan dapat menambah dukungan dari semua pihak terkait karena program imunisasi mutlak memerlukan dukungan untuk menggerakkan sasaran terutama ibu ibu bayi dan balita ke Posyandu Puskesmas atau sarana kesehatan lainnya,  selain itu juga saya minta peran dari Tim Penggerak PKK  untuk turut mensukseskan program ini baik  pada aspek pendataan sasaran yang valid penggerakan sasaran maupun mendatangi sasaran yang belum diimunisasi, semoga dengan kerjasama kita semua dapat melindungi anak-anak kita dari berbagai penyakit menakutkan yang sebetulnya dapat dicegah dengan Imunisasi. (BmKings).