Sekayam (09/02) Bertempat di Aula Serba Guna Kantor Camat
Sekayam dilaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) tingkat
Kecamatan, Camat Sekayam Niriu dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan
Musrenbang yang dilaksanakan tingkat Kecamatan ini adalah kegiatan rutin yang
dilaksanakan dalam upaya mensinergikan program-program pemerintah khususnya
pembangunan baik fisik dan non fisik pada tahun yang akan datang, untuk Kecamatan
Sekayam sendiri pelaksanaan Musrenbang tingkat desa telah dilaksanakan pada
bulan Januari lalu, dan diharapkan dapat masuk di Musrenbang tingkat kecamatan
ini, Camat berharap apapun yang dibuat di tingkat desa sepanjang sesuai dengan
aturan tidak apa-apa dan jika kegiatan yang masih dapat ditampung di Anggaran
Dana Desa (ADD) sebaiknya dilaksanakan melalui dana desa, Bupati Sanggau dalam
sambutannya yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau A.L. Leysandri
dalam sambutannya mengatakan berharap program yang dibuat agar dapat dipertanggung
jawab dengan kata lain program yang dibuat harus ada skala prioritas dan dapat
dipertanggung jawabkan baik secara administrasi maupun ke pada masyarakat untuk
itu ditambahkan oleh beliau “ Kepala
Desa jangan menjadi sombong ketika mendapatkan anggaran yang besar, namun
waspada kerjakan sesuai aturan yang berlaku”, dalam kesempatan itu pula
Sekretaris Daerah menyampaikan pesan kepada semua Kepala Desa agar dapat
meningkatkan kinerjanya terutama berkaitan dengan Pajak, karena masih banyak
desa yang pajak masih kosong, dan hal yang terpenting jika tanah yang ada belum
terpetakan baik melalui SKT maupun sertifikat akan dikategorikan tanah kosong
dan mengakibatkan tanah tersebut dapat masuk di kategori HGU bahkan tanah Hutan
lindung, dan akibatnya tanah tersebut tidak dapat di buat sertifikat,
selanjutnya sesuai arahan Bupati Sanggau agar Kepala Desa cepat tanggap
terutama kepada para pendatang yang ingin menetap di daerahnya untuk dicek dan
jangan dengan mudah memberikan surat keterangan sehingga tidak ada lagi
organisasi-organisasi ataupun manusia yang tidak jelas datang ke daerahnya
khususnya di Kabupaten Sanggau, dalam acara tersebut hadir Asisten II Setda Sanggau,
Kepala Inspektorat Kabupaten Sanggau, Kepala Dinas Sosnakertrans Kabupaten
Sanggau, Sekretaris Bappeda Sanggau, Sekretaris Hutbun Sanggau serta Danramil,
Kapolsek dan Kepala Desa, Ketua BPD Se Kecamatan Sekayam juga beberapa SKPD
terkait (dian bm)
Foto
Adhit Ferian dan Hedrian Marsandy.
Softwere Karaoke Dzone 8
Mungkin ditelinga kalian sudah tidak asing lagi mendengar nama DZONE SOFTWARE .. DZONE adalah Software pemutar lagu karaoke yang sangat handal dan sangat stabil.Bagi yang ingin memiliki software ini bisa menghubungi BmKings 085252263582/089631725508
Foto
Aisyah Ayudia Inara dan Mama.
Foto
Foto Saya
Featured 5
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Tampilkan postingan dengan label Sanggau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sanggau. Tampilkan semua postingan
Minggu, 14 Februari 2016
Perayaan Imlek Tayan Hilir
Tayan Hilir (08/02) Dalam rangka Imlek ke 14 Tahun 2567/
2016 M, Majelis Adat Budaya Tioghoa (MABT) KecamatanTayan Hilir mengadakan
perayaan Imlek yang di pusatkan di lapangan basket desa Pulau Tayan, Ketua MABT
Kecamatan Tayan Hlir Kim jung mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tiap
tahun ini adalah guna memeriahkan Imlek di Kecamatan Tayan khususnya dan
Kabupaten Sanggau pada umumnya dan pada perayaan ini dengan tema indahnya
kebersamaan adalah sebagai wujud bahwa tanpa kebersamaan tidak akan ada damai
dan tanpa damai tidak ada keindahan selain itu juga dengan kegiatan ini dapat
mewujudkan Sanggau Maju dan Terdepan terutama melalui 7 brand imagesnya pada
point 7 yaitu Sanggau Beriman (berbudaya dan beriman), sedangkan Wakil Bupati
Sanggau dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan perayaan ini karena
kegiatan ini dapat melestarikan kebudayaan, karena kebudayaan merupakan jati
diri bangsa dan tan pa kebudayaan suatu bangsa tidak mempunyai jati diri,
beliau berharap kegiatan ini dapat diteruskan sehingga dapat menambah wawasan
khususnya bagi anak cucu kita nanti. Ketua Panitia pelaksana Sumito mengatakan
bahwa kegiatan ini dimeriahkan kegiatan diantaranya lomba karaoke bersama, bernyanyi
dan pentas seni budaya, kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 8 sampai
dengan tanggal 11 Februari 2016 atau kurang lebih 4 hari, dalam pembukaan acara
walaupun di guyur hujan lebat tanpa mengurangi antusias masyarakat yang hadir,
dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sanggau berkenan memulai acara dengan
menyalakan kembang api dan dilanjutkan dengan penyalaan petasan oleh Camat
Tayan Hilir Toni Kulung, dan acara juga diisi oleh penampilan Wushu dari Kota
Pontianak serta tarian dari Kecamatan Tayan Hiir sendiri dan tak luput Wakil
Bupati Sanggau bersama Camat Tayan Hilir berkenan duet menyumbangkan suara
emasnya. (dian bm)
Seminar Nasional dan Launching Jurnal KTI
Sanggau (21/01) Terkait Peraturan Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PerMenPAN-RB) No. 16 / 2009 tentang
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah
Raga Kabupaten Sanggau mengadakan Seminar Nasional dengan tema “ Pengembangan
Profesionalisme guru melalui Karya Tulis Ilmiah” dan sekaligus Launching Jurnal
KTI, Ketua Panitia Pelaksan yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah
Raga Willibrordus Welly, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan kemampuan para guru khususnya berkaitan dengan penulisan
karya ilmiah yang berimplikasi kepada kenaikan pangkat para guru, untuk itu
diharapkan dengan kegiatan ini para guru dapat memahami bagaimana seharusnya
dalam membuat suatu karya ilmiah, dan guna memberikan ruang lingkup para guru
untuk dapat menuangkan karya ilmiahnya maka bersama ini juga Pemerintah
Kabupaten Sanggau melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga meluncurkan 5
(lima) buah jurnal yang terdiri atas Jurnal Pancur Aji (PPKn), Jurnal Sabang
Merah (IPA), Bubila (MTK), Daranante (IPS) dan Tutuhnya Tiop Akalnya Midop
(Bahasa) yang merupakan Jurnal Penelitian Guru berdasarkan ilmu bidang Studinya
masing-masing, sedangkan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam
sambutannya berharap agar dengan diadakannya seminar dan Launching Jurnal ini
dapat memberikan ruang gerak terhadap guru baik untuk diri sendiri berupa
kenaikan pangkat maupun kepada masyarakat khususnya warga didik (siswa/i) untuk
berkreasi dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan “ Maju gurunya maju pendidikannya “, makanya
dalam 7 Brand Images Kabupaten Sanggau pada point Pertama adalah Sanggau
Pintar. Untuk itu beliau berharap dengan adanya wadah jurnal ini dapat
meningkatkan gairah para guru untuk membuat karya tulis ilmiah “ Pemerintah
telah memberikan ruang guru untuk berkarya, maka pergunakanlah dengan baik,
jangan lagi mengatakan Pemerintah tidak berbuat”. Kemudian dalam pertukaran
cinderamata Prof.Dr. Dadang Suparda dari UPI Bandung sempat melontarkan bahwa
“Bupati Sanggau mungkin satu-satunya Bupati di Kalimantan atau mungkin di
Indonesia yang peduli akan pendidikan”. Acara yang dihadiri kurang lebih
sebanyak 800 guru dari seluruh Kabupaten Sanggau dengan nara sumber Prof. Dr. Dadang
Supardan, M.Pd dari UPI Bandung dan Dr. Ir Tri Margono dari LIPI bertempat di
Gedung Balai Betomu Sanggau. (dian BM)
Tabligh Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
Bonti (17/08) Dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Besar
Muhammad SAW, bertempat di Masjid Al,A’raf Kecamatan Bonti, dilaksanakan
Tabligh Akbar, Kegiatan yang dilaksanakan Oleh BKMT Kabupaten Sanggau bekerjasa
dengan Pengurus Masjid Al- A’raf Kecamatan Bonti tersebut dihadiri kurang lebih
sebanyak hampir 600 orang yang meliputi masyarakat Kecamatan Bonti sendiri
maupun dari Perwakilan BKMT Cabang Se- Kabupaten Sanggau, Ketua Panitia
Pelaksana Sumiati Ilham dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dapat
dilaksanakan karena adanya kerjasama dari semua pihak terutama Camat Bonti,
BKMT Kabupaten, BKMT dari Kecamatan serta Pemerintah Kabupaten Sanggau atas
semua partisipasi dan dukungannya, mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat,
sedangkan Ketua Umum BKMT Kabupaten Sanggau Fitri mengatakan bahwa kegiatan ini
merupakan kegiatan rutin selain dalam rangka maulid Nabi Besar Muhammad SAW
juga guna merapatkan barisan BKMT se- Kabupaten Sanggau, kemudian Bupati
Sanggau dalam Sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan
Kemasyarakatan mengatakan bahwa diharapkan dengan kegiatan ini selain menjalin
silaturahmi juga dapat menguatkan ukuwah islamiah dan yang terpenting adalah
agar para ibu-ibu dapat menjadi sebagai pedoman untuk menjaga keluarga terutama
menjaga para anak-anak dari narkoba, asusila serta paham-paham yang radikal
yang mengatas namakan agama, kemudian Ustadz Dulhadi dalam tausyiahnya
mengatakan bahwa salah satu kalimat penyelamat manusia di dunia dan akhirat
adalah ucapan Shalawat karena ucapan tersebut bukan hanya seluruh umat yang
mengucapkan tapi Allah SWT juga mengucapkannya. (dianEdtbm )
Rabu, 28 Oktober 2015
Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean 2015 Tingkat Kabupaten Sanggau
Sanggau(22/09) Tahun 2015 ini merupakan tahun kedua
pelaksanaan Pemilihan Bintang Radio yang diadakan Pemerintah Kabupaten Sanggau
melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sanggau dan LPP RRI Entikong,
Kepala LPP RRI Entikong Drs. H. Zainal Mutzaini, MM mengatakan bahwa kegiatan Pemilihan
Bintang Radio dan Televisi yang diselenggarakan oleh RRI danTVRI yang mulai dilaksanakan
sejak tahun 1951 namun pada tahun 1998 dengan berpisahnya TVRI dan RRI maka
namanya berganti menjadi Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan meningkat
menjadi Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean, dan RRI merupakan salah
satunya yang melaksanakan pemilihan Bintang Radio berdasarkan kualitas olah
vokal bukan penampilan dan bukan berdasarkan Polling maupun Voting SMS dan pada
Pemilihan Bintang Radio sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dan 2014 para pemang
Finalis Kabupaten Sanggau menjadi Juara Zona Kalimantan, sedangkan Bupati
Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan
ini karena dengan kegiatan ini selain menyalurkan bakat juga dapat memberikan
kesempatan bagi generasi muda di Kabupaten Sanggau untuk mengembangkan bakat di
bidang olah vokal, dan mudah-mudahan dari finalis yang ada ini dapat membawa
nama harum Kabupaten Sanggau baik di Zona Kalimantan Sanggau maupun tingkat
Nasional dan bahkan Asean “Yang terpenting jangan demam panggung, karena
biasanya vokal sudah siap eh tiba di
panggung jadi bingung”. Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas
Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Sanggau Drs. F. Meron dalam laporannya
mengatakan bahwa Pemilihan Bintang Radio ini diikuti sebanyak 12 Putra dan 22
Putri yang dimulai dengan seleksi pada tanggal 21 September 2015 lalu dan pada
malam ini sebanyak 5 Finalis Putra dan 5 Putri tersebut di seleksi dan untuk
juara 1 Putra dan Juara 1 Putri akan mewakili Kabupaten Sanggau di tingkat
nasional di Provinsi Jambi. Pemukulan gong oleh Bupati Sanggau sebanyak 7 Kali
menandai pembukaan Grand Final Pemilihan Bintang Radio Indonesia dan Asean
Tahun 2015 tingkat Kabupaten Sanggau. Berturut-turut Juara 1 Putra Kharel F,
Juara 2 Isbon, Juara 3 Yosaphat T, Harapan 1 Aldino Persi dan Harapan 2 Aristo
Bahari, sedangkan untuk Putri Juara 1
Cristina Wulandari, Juara 2 A.Y. Wiwik Selano, Juara 3 Vidya Irsanti Kharis,
Harapan 1 Carolina A.M dan Harapan 2 Dionisia Monica dengan Dewan Juri
Kasmawati, Hening Indrawati dan Ismoro Hadi. (dian humas)
Selasa, 13 Oktober 2015
EMAT SEKOLAH WAKILI SANGGAU LOMBA SEKOLAH SEHAT TK PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Sebanyak empat sekolah berbagai
tingkatan yaitu Taman Kanak kanak Nazaret Parindu Sekolah Dasar Swasta Komplek PT Erna Juliawati Dusun Kayu Tunu, SMP
Bukit Pengharapan Balai Karangan dan SMK
Bina Bangsa Meliau mewakili Kabupaten Sanggau dalam lomba Sekolah
Sehat tingkat provinsi Kalimantan Barat
tahun 2015, penilaian yang dimulai hari Senin 12 Okteber 2015 di SD Swasta Kayu
Tunu yang dihadiri langsung oleh Bupati
Sanggau Paolus Hadi sebagai
moderasi kegiatan penilaian didampingi
Ketua TP PKK Ny Arita Apolina Asisten Adm Pembangunan Ir.H.Roni Pauzan.MSi Camat Kapuas beserta unsur Muspika serta Tim
dari PemKab Sanggau, Bupati Sanggau dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih telah memilih
Sanggau dalam lomba tersebut
sehingga diharapkan dengan lomba ini mamacu sekolah sekolah yang lain
untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat bersih dan tentunya setiap sekolah harus punya UKS (Usaha
Kesehatan Sekolah) karena UKS adalah
suatu usaha yang dilakukan sekolah untuk menolong murid dan juga warga sekolah yang
sakit di kawasan lingkungan sekolah. UKS biasanya dilakukan di ruang kesehatan
suatu sekolah. karena sebagaimana tekad
kita mewujudkan Sanggau Sehat tentunya dimulai dari Sekolah disini anak-anak
dididik diarahkan bagaimana hidup bersih dan sehat. Sementara itu Ketua Tim
Penilai Dra Juniati yang mengikut sertakan enam orang penilai lainnya
mengungkapkan bahwa pelaksanaan
penilaian ini sebagai upaya menunjang
dan memberikan motivasi kepada sekolah sekolah bagai mana membangun lingkungan sekiolah yang
sehat sehingga proses belajar
mengajar berjalan dengan sejuk dan nyaman, ada beberapa aspek yang menjadi tolak ukur
dalam penilaian tersebut diantaranya Kebersihan serta sirkulasi udara didalam
kelas, kebersihan lingkungan sekolah, prilaku hidup sehat disekolah, adanya
Usaha Kesehatan Sekolah yang berperan secara jelas dan optimal, serta partisipasi
orang tua dan keterlibatan Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) dalam
mensuksekan program Kesehatan Sekolah, hal lain yang juga menjadi faktor penilaian
adalah bagaima partisipasi aktif dari
siswa siswi juga program yang dijalankan atau diterapkan tentang usaha
menciptakan sekolah yang bersih dan sehat. (BmKings).
Sabtu, 10 Oktober 2015
Pengukuhan Pengurus Adat
Sanggau
Bupati Sanggau didampingi
oleh Staf Ahli bidang II dan Wakil Ketua DAD Kabupaten Sanggau, menghadiri
acara pengukuhan pengurus adat di dusun Romin Buno Sebungkuh Kecamatan Kembayan
Jumat Kemarin ( 25/9 ) pukul 09.00 WIB. Hadir pada kesempatan itu Pengurus DAD
Kecamatan Kembayan, Ketua DAD Kecamatan Beduai, Noyan Sekayam Entikong, Camat
dan Anggota Forkompimcam, Para Temenggung, Para Pateh, Para Kades, Para Kadus
dan Para Tokoh Masyarakat. Kedatangan Bupati Sanggau beserta rombongan disambut
baik oleh para tokoh-tokoh masyarakat,para temenggung, dengan diawali pomang
adat. Selanjutnya Bupati Sanggau beserta rombongan menuju ke rumah adat dusun
Romin Buno. Dalam acara tersebut Bupati Sanggau menyaksikan temenggung adat
melaksanakan upacara ritual adat/pomang untuk memberikan berkat kepada para
peserta pengurus adat yang dikukuhkan
dengan tujuan agar mereka yang dikukuhkan diberikan kebaikan supaya mampu
mengurus masyarakat dengan baik. Adapun jumlah para peserta yang dikukuhkan
yaitu Desa tanjung Merpati 1 ( orang ), Desa Tanap 6 ( orang ), Desa Sebuduh 8
( orang ), Desa Kelompu 3 ( orang ), Desa Sejuah 5 ( orang ), Desa Mobui 4 (
orang ), Desa Sebungkuh 3 ( orang ), Desa Kuala dua 5 ( orang ), Desa Tunggal
Bakti 6 ( orang ), Desa Semayang 12 ( orang ), jumlah semua 48 orang. Dalam
acara tersebut Ketua panitia Bapak Guntur, menyampaikan bahwa dengan diadakan
pengukuhan ini mempunyai maksud dan tujuan yaitu melestarikan adat-istiadat dan
budaya masyarakat adat dayak, melestarikan kelembagaan adat yang ada di tingkat
kampung, memperkuat pengakuan terhadap keberadaan para pengurus adat kampug, menata dan menertibkan kelembagaan
adat dayak ditingkat kampung kecamatan Kembayan, memberikan identitas yang
pasti pada pengurus adat kampung, sehingga jelas pengurus adat yang berhak dan
punya kewenangan dalam urusan-urusan adat-istiadat dan hukum adat disetiap
kampung.
Dikatakannya
bahwa dengan adanya pengukuhan yang berarti sudah sah, tentu masyarakat adat
merasa ditata dengan baik, memberikan identitas yang pasti sehingga jelas
kewenangannya. Ujarnya
Camat
Kembayan Nono juga menyampaikan bahwa dengan diadakan pengukuhan ini bagaimana
kita mempertahankan adat istiadat, mari kita bekerjasama menjunjung tinggi
nilai adat kita, tempatkan nilai adat ini dalam rangka kita mempertahankan
adat.
Dikatakanya
bagaimana fondasi yang kuat untuk kita bisa memperkuat adat-istiadat kita
tentunya hal ini tidak terlepas dari agama yaitu keimanan kita dalam menyelesaikan suatu
problem-problem yang ada, tentu juga hal ini perlu dengan kerjasama yang kuat.
Ujarnya
Bapak
Drs. Meron selaku Wakil ketua DAD Kabupaten Sanggau juga menyampaikan dengan
kemajuan jaman kita sekarang ini bisa saja menggusur kebudayaan adat istiadat
maka dengan pengukuhan ini berarti bagi kita untuk memberikan, memperlihatkan
kepada generasi, jangan pula generasi kita saat ini hanya tau kulitnya saja.
Lestarikan juga alam kita jangan sampai kita merusaknya, marilah kita bersatu
untuk maju. Ujarnya
Bupati
Sanggau Bapak Paolus Hadi, S.IP, M.Si dalam arahannya dikatakanya bahwa dalam
acara ini kita bertemu/berkumpul di rumah betang, jangan sampai rumah betang
dikemudian hari tidak ada lagi, karena terpengaruh oleh perkembangan jaman saat
ini, karena rumah betang merupakan tempat asal mula kita suku orang dayak hidup
dalam kebersamaan. Sekarang ini ada UU yang melindungi masyarakat, kalau rakyat
tidak kompak dalam mengatur dirinya sendiri payah. Ujarnya
Dikatakannya
saya merasa senang dengan adanya acara pengukuhan ini, dengan adanya pengukuhan
ini masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan dan beres, bolehlah tidur pak
polisi, karena struktur adat ini adalah
untuk membantu pemerintahan kita. Dikatakanya juga untuk para tokoh-tokoh adat
perlihatkanlah dan tunjukan adat-istiadat kebudayaan kita kepada generasi baru,
maklum saja di era jaman globalisasi saat ini bisa saja menggusur adat-istiadat
kebudayaan kita. Ujarnya ( jimi Humas )
WARGA KERUNANG PEROLEH AIR BERSIH
Dengan dibangunnya instalasi air
bersih oleh Persatuan Gereja Kristus Yesus (GKY) Jakarta membuat warga Kerunang Desa Kampuh
Kecamatan Bonti merasa lega karena keberadaan
air bersih sangat didambakan dan dibutuhkan apalagi dimusim kemarau
seperti ini, demikian diungkapkan Kepala Desa Kampuh Linda de dalam kesempatan peresmian penggunaan instalasi air bersih di Kompelk gereja Bethel Indonesia Dusun Kerunang oleh Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot
MSi sabtu 26 September 2015 lebih lanjut
dikatakannya bahwa pembangunan instalasi
air bersih itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan jamaat gereja dan masyarakat
sekitar dengan menggunakan sistim sumur
bor, sementara itu Camat Bonti Darmikus Hari dalam sambutannya mengatakan bahwa
partisipasi dan gotong royong masyarakat sangat diperlukan dlam pembangunan
karena Pemerintah memiliki dana yang terbatas dan sipatnya mendorong dan
memberikan support jadi masyarakatlah
yang harus berperan aktif dalam membanung desa juga kepada pihak Yayasan GKY kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga
mudah mudahan hal serupa dapat
dilaksanakan ditempat lain diwilayah KJecamatan Bonti,
Wakil Bupati Sanggau Drs Yohanes
Ontot dalam sambutannya mengatakan bahwa GKY ini sangat memberikan
kontribusi besar kepada Pemkab Sanggau karena
dengan dibangunnya instalasi air ini sedikitnya dapat mengurangi kesulitan memperoleh air bersih dan sangat
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
untuk itu Saya mengharapkan agar
bangunan tersebut dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya sesuai keperluan, kita harus hemat air karena saat sekarang air
bersih sangat terbatas dan juga kepada
masyarakat agar betul betul memelihara lingkungan hutan sebagai sumber air menanam pepohonan yang produktif serta selalu
bergotong royong bekerja dengan hati yang pada akhirnya akan berhasil dan baik untuk
semua, wabup juga berpesan agar masyarakat disini harus selalu kompak senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang
Maha Esa bersama sama menjaga
perdamaian, kerukunan keamanan dan ketertiban, selanjutnya sebagai bentuk
partisipasi pemerintah Wakil Bupati
memberikan bantuan Uang Tunai kepada
Panitia dilanjutkan dengan pemotongan Pita dan membuka kran air tanda dimulainya penggunaan air bersih.
(BmKings).
WABUP GALAKKAN APARATUR YANG TERTIB
Untuk mewujudkan Visi dan Misi Sanggau salah satunya
Sanggau Tertib Wakil Bupati
Sanggau Yohanes Ontot tak henti hentinya mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) kebeberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada
di Kabupaten Sanggau, ini kita lakukan
sebagai bentuk komitmen kita bagaimana
Sanggau Tertib terutama Aparatur Pemerintahan yang ada, ungkap Wabup
Drs.Yohanes Ontot,MSi dalam setiap kesempatan mengambil apel dibeberapa
SKPD seperti pada Selasa 29 September 2015 di Sekretariat Daearah
Kabupaten Sanggau, lebih lanjut
dikatakan Ontot tertib ini dimulai dari
aparatur yang ada dilingkungan kita mulai dari tertib apel masuk kerja tertib administrasi tertib prilaku dan
sebagainya, diingatkannya kalau sudah
masuk dalam lingkar birokrasi berarti kita harus patuh dan taat dengan aturan
yang berlaku diorganisasi itu, tidak ada satupun tempat bekerja yang tidak ada peraturan,
sumua ada aturannya jadi harus
dipatuhi, sampai saat ini masih banyak
para PNS yang belum sepenuhnya mengikuti
aturan itu buktinya beberapa kali apel masih ada saja yang absen tanpa
keterangan, jadi saya minta kepada atasannya agar menegur secara lisan maupun tertulis terhadap
pegawai tersebut apalagi sekarang sudah
ada Edaran Bupati tentang pemotongan tunjangan penghasilan bagi
mereka yang bolos atau tanpa keterangan,
kita sudah berupaya untuk meningkatkan tunjangan penghasilan dengan
harapan dapat mendorong dan merubah
prilaku dan semangat kerja bagi PNS agar lebih baik, kasian mereka yang betul betul rajin
tapi tunjangannya sama dengan yang malas ungkap wabup, untuk itu diaharapkan
tidak ada lagi alasan untuk terlambat apalagi sekarang jam masuk kerja sudah
kita toleransi yaitu jam 07.30 wb, sudah
hampir berjalan dua tahun kepemimpinan kita bersama Bupati, ini sebagai evaluasi bagai mana respond atau dukungan terhadap kibijakan yang kita galakkan,
saya yakin kalau tertib ini sudah melekat dihati maka 7 Brand Images yang lain akan mudah terlaksana. (BmKings).
JELANG PENILAIAN ADAKAN MEMANTAPAN
Guna mendapatkan hasil yang
maksimal menjelang penilaian kegiatan
Kesatuan Gerak PKK-KB-KES maka Tim
Penggerak PKK bersama Dinas dan Instansi terkait mengadakan pemantapan yang bertujuan menyamakan pemahaman tentang program PKK KB Kesehatan dalam merencanakan
melaksanakan mengevaluasi dan pelaporan hasil kegiatan, demikian dikatakan Ketua
Panita Kegiatan Pemantapan Ny.Muinah, SKm yang berlangsung di ruang musyawarah Kantor
Bupati Sanggau Rabu 7 Oktober 2015,
lebih lanjut dikatannya bahwa
kegiatan Gerak PKK KB-Kes ini adalah gerakan pemberdayaan kesejahteraan
keluarga dengan 10 program pokok
mendukung program Keluarga berencana dan Kesehatan masyarakat dengan menghadirkan nara sumber dan pengarah
Ketua TP PKK Dinas Kesehatan dan Kabid Keluarga Benencana, dalam kesempatan itu ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Sanggau Arita Apolina,SPd MSi mengatakan bahwa dalam mempersiapkan diri dalam lomba
tentu ada kesepakatan dan tekad bersama harus ada kesamaan persepsi juga adanya
dukungan semua pihak terutana instansi
yang terlibat langsung dalam kegaiatan ini seperti PKK mulai
dari Kabupaten Kecamatan sampai Desa Kepala Puskesmas dan
jajarannya para Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Dinas terkait lainnya, secara umum
kegiatan ini melibatkan semua
Kecamatan namun secara khusus
kita tunjuk satu Kecamatan yaitu
Kecamatan Mukok dengan menetapkan Desa Semanggis Raya sebagai lokasi kegaiatan
lomba dan penilaian direncanakan pada bulan Januari 2016, untuk itu diharapkan
dengan waktu yang tersisa tiga bulan ini mari kita persiapkan sebaik mungkin
karena pada tahun sebelumnya kita hanya memperoleh nominasi sebagai juara harapan tingkat Kalimantan
Barat, dengan ditetapkannya Desa Semanggis Raya Kec. Mukok sebagai lokasi penilaian
bukan berarti Kecamatan lain tidak namun
juga harus mempersiapkan diri karena Kecamatan lain juga sebagai pembanding dan penyelaras bagaimana rata rata penyerapan
keberhasilan PKK KB dan Kesehatannya, yang perlu kita benah dan persiapkan dengan
baik adalah data yang valid dan akurat
karena ini menjadi tolak ukur penilaian dan kecocokan dengan keadaan
sebenarnya dilapangan, ditambahkan Ny
Arita bahwa dalam pelaksaan penilaian nnanti akan diadakan Pengobatan Kesehatan
Penyuluhan pencegahan kematian ibu dan anak serta pemberian makananan tambahan kepada Ibu hamil
dan menyusui. (BmKings).
IMUNISASI PENTAVALEN DI SOSIALISASIKAN
Tim
penggerak PKK Kabupaten Sanggau dan
seluruh Organisasi wanita yang ada di Kabupaten Sanggau mengikuti
Sosialisasi Imuniasi
Pentavalen yang diselenggarakan di Ruang
Musyawarah Kantor Bupati Sanggau Kamis 8 Oktober 2015 demikian ketua Panita Penyelenggara Mas
Kartini melaporkan, ditambahkannya bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama PKK
Kab Sanggau, Persatuan Karya Dharma
Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) yang juga
sebagai Nara Sumber bersama Dinas
Kesehatan Kab Sanggau dan Organiasi
Wanita yang bertujuan untuk memberikan
pemahaman dan pengetahuan tentang Imunisasi Pentavalen yang selanjutnya dapat diteruskan kepada Ibu Ibu yang lain,selanjutnya Ketua TP
PKK Kab Sanggau Ny. Arita Apolina dalam
sambutannya menyhampaikan terima kasih kepada PERDHAKI yang telah bersedia
melaksanakan Sosialiasi Imunisasi Pentavalen di kabupaten Sanggau,
semoga bermanfaat dan dapat kami
sebarkan kepada Masyarakat khususnya ibu
ibu yang ada di kabupaten Sanggau ini, selanjutnya ditambahkan Ny Arita bahwa Imunisasi
merupakan keharusan dan mutlak dilkaksanakan oleh bayi dalam upaya
memberikan kekebalan aktif kepada seseorang dengan cara memberikan vaksin
melalui imunisasi seseorang akan
memiliki kekebalan terhadap penyakit seperti hepatitis B tuberculosis polio
difteri pertusis tetanus dan campak, dan
Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan
penggunaan Vaksin baru Pentavalen
yang berarti gabungan dari lima jenis Vaksin dalam satu kali
pemberian dimana selain pencegahan dan
kekebalan tersebut juga berfungsi untuk mencegah penyakit difteri batuk rejan
atau batuk 100 hari serta radang otak dan radang paru, ditambahkan Ny Arita
dalam upaya meningkatkan cakupan
imunisasi maka dari 10 program pokok PKK
yaitu poin 10 Kesehatan sebagai bentuk
pencegahan kesakitan dan kematian bayi dan balita demi meningkatkan indeks
pembangunan manusia khususnya di Kabupaten
Sanggau,
selanjutnya
Bupati Sanggau Paolus Hadi yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau sangat
menyambut baik dan berterima kasih atas terselenggaranya sosialiasi ini karena diketahui bahwa Angka kematian bayi di Kabupaten Sanggau cukup tinggi yaitu peringkat ke enam se Kal-Bar untuk itu sangatlah tepat kegiatan ini dilaksanakan
sebagai upaya menekan kematian Bayi dan balita, ditambahkan Bupati bahwa
keuntungan pemberian Vaksin Pentavalen adalah unutk memberikan perlindungan
lebih baik bagi anak terhadap berbagai penyakit sehingga akan tumbuh lebih
sehat, oleh karena itu melalui kegiatan dapat menambah dukungan dari semua
pihak terkait karena program imunisasi mutlak memerlukan dukungan untuk
menggerakkan sasaran terutama ibu ibu bayi dan balita ke Posyandu Puskesmas
atau sarana kesehatan lainnya, selain
itu juga saya minta peran dari Tim Penggerak PKK untuk turut mensukseskan program ini baik pada aspek pendataan sasaran yang valid
penggerakan sasaran maupun mendatangi sasaran yang belum diimunisasi, semoga
dengan kerjasama kita semua dapat melindungi anak-anak kita dari berbagai
penyakit menakutkan yang sebetulnya dapat dicegah dengan Imunisasi. (BmKings).









